Header Ads

Pemberi Pinjaman AS Bersiap Menjadi Operator Ladang Minyak & Gas

Sejumlah lembaga pemberi pinjaman utama di AS tengah bersiap untuk menjadi operator ladang minyak dan gas di seluruh wilayah AS untuk pertama kalinya, guna menghindari kerugian terhadap sektor pinjaman kepada perusahaan energi yang berpotensi mengalami kebangkrutan.

JPMorgan Chase & Co, Wells Fargo & Co, Bank of America Corp dan Citigroup Inc, tengah dalam proses untuk mendirikan perusahaan independen untuk memiliki aset minyak dan gas, dan tengah mencari eksekutif untuk dipekerjakan dengan keahlian yang relevan dengan sektor energi.

Hingga saat ini perusahaan-perusahaan di sektor energi menderita akibat anjloknya harga minyak yang disebabkan pandemi virus yang memicu kekhawatiran melambatnya laju permintaan serta kelebihan pasokan minyak sehingga harga minyak mencatat penurunan lebih dari 60% di tahun ini.

Meskipun harga minyak memperoleh dukungan dari perjanjian potensial antara Arab Saudi dan Rusia untuk memangkas produksi minyaknya, namun hanya sedikit yang mempercayai bahwa pengurangan tersebut mampu mengimbangi penurunan permintaan bahan bakar global hingga 30%, akibat pandemi yang menutup aktifitas penerbangan, pengurangan pengunaan kendaraan serta aktifitas ekonomi secara lebih luas.

Industri ini diperkirakan berutang lebih dari $200 miliar kepada pemberi pinjaman melalui pinjaman yang didukung oleh cadangan minyak dan gas. Ketika pendapatan anjlok dan aset menurun nilainya, beberapa perusahaan mengatakan mereka mungkin tidak dapat membayar.

Untuk itu pihak pemberi pinjaman berharap bahwa kerangka waktu yang direncanakan selama setahun atau lebih, akan mampu melewati persyaratan dari Federal Reserve bahwa mereka tidak berencana untuk memegang aset untuk waktu yang lama.

Untuk saat ini, bank-bank mendirikan holding company yang dapat duduk di atas perseroan terbatas (LLC) yang berisi aset sitaan. LLC akan dimiliki secara proporsional oleh bank-bank yang berpartisipasi dalam pinjaman.

Para produsen minyak dan gas AS semakin mengandalkan pihak bank untuk mendapatkan dana tunai selama setahun terakhir, karena opsi hutan atau ekuitas tidak mampu membantu banyak.(WD)

Related posts