Pembicaraan Dagang AS – Jepang Tidak Untuk FTA Bilateral

Menteri Ekonomi Jepang Toshimitsu Motegi dan Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer direncanakan akan melakukan pembicaraan minggu depan. Ini bukanlah awal dari perjanjian perdagangan bebas dua arah (FTA), Wakil Kepala Kabinet Jepang Yasutoshi Nishimura mengatakan pada hari Rabu (1/8).

Kepada Reuters, Nishimura juga mengatakan bahwa Jepang tidak bermaksud untuk menetapkan target numerik pada ekspor atau impor.

Perundingan 9 Agustus di Washington ini disebabkan ketika Presiden AS Donald Trump mengeksplorasi untuk menaikkan tarif pada impor otomotif asing, termasuk dari Jepang, langkah yang dikatakan para pejabat akan melakukan gangguan serius pada dua ekonomi dan perdagangan dunia.

Amerika Serikat adalah pasar utama bagi produsen mobil Jepang, yang memproduksi 3,8 juta kendaraan di pabrik mereka di AS pada 2017, sekitar sepertiga dari total 12 juta unit yang diproduksi di negara itu setiap tahun. Tambahan 1,7 juta kendaraan diekspor dari Jepang tahun lalu.

Trump menginginkan pakta perdagangan dua arah sebagai cara untuk mengurangi defisit perdagangan Amerika dengan Jepang tetapi Tokyo mewaspadai pembicaraan FTA karena mereka akan meningkatkan tekanan untuk membuka pasar sensitif seperti pertanian.

Nishimura menegaskan kembali bahwa Jepang akan terus berusaha membujuk Washington untuk kembali ke pakta Kemitraan Trans-Pasifik (TPP) multilateral yang ditinggalkan Trump segera setelah ia berkuasa tahun lalu. Namun, ia mengakui bahwa preferensi Washington adalah untuk kesepakatan bilateral.

Related posts