Pemerintah Cina Akan Menerapkan Pemangkasan Pajak Lebih Agresif

Terkait keputusan pemerintah Cina untuk memangkas pajak dan biaya perusahaan, Wakil Perdana Menteri Han Zheng mengatakan bahwa keputusan untuk memangkas pajak dan biaya perusahaan merupakan bagian penting dari kebijakan fiskal serta sekaligus juga sebagai sebuah tindakan keras yang diperlukan untuk mengatasi tekanan terhadap ekonomi Cina.

Komentar ini disuarakan oleh HanZheng saat kunjungannya ke kantor Administrasi Perpajakan Negara Cina. Rencananya pemerintah akan kembali menerapkan langkah pemangkasan pajak yang lebih agresif di tahun ini, setelah sebelumnya telah melakukan pemangkasan pajak dan biaya perusahaan hingga sekitar 1.3 triliun Yuan atau setara dengan $192.82 milliar pada tahun lalu.

Sejumlah analis memprediksi bahwa perubahan terkait hal tersebut akan diumumkan dalam pertemuan tahunan parlemen di awal Maret mendatang, dan saat yang bersamaan juga akan diutarakan langkah-langkah lainnya guna memberikan dorongan bagi pertumbuhan ekonomi serta sekaligus mengurangi tekanan terhadap sektor keuangan pada perusahaan-perusahaan yang tengah mengalami kesulitan.

Otoritas Cina berencana untuk menetapkan target pertumbuhan ekonomi mereka saat ini yang berada di kisaran lebih rendah, 6% menjadi 6.5% di tahun ini. Lemahnya pertumbuhan ekonomi Cina diketahui akibat dari lesunya permintaan domestik serta perang perdagangan dengan pihak AS yang dinilai telah menekan aktifitas bisnis dan kepercayaan konsumen di Cina.

Lebih lanjut Han Zheng menilai bahwa pentingnya menerapkan kebijakan pemangkasan pajak dan biaya sehingga perusahan dan masyarakat dapat merasakan keuntungannya secara nyata. Ekonomi Cina hanya tumbuh sebesar 6.6% di tahun 2018 lalu, yang merupakan laju pertumbuhan paling lambat sejak 1990 silam.(WD)

Related posts