Header Ads

Pemerintah Cina Mendukung Langkah Pemulihan Ekonomi

Salah seorang pejabat senior di badan perencanaan Cina mengatakan bahwa pemerintah Cina akan memberikan dukungan penuh bagi kebijakan yang diperlukan untuk laju pemulihan ekonomi di tahun ini, guna menghindari jurang kebijakan yang terjadi seiring tekanan yang masih dirasakan oleh perusahaan kecil di tengah pandemi yang masih berlangsung.

Diberitakan sebelumnya bahwa pertumbuhan ekonomi Cina selama kuartal keempat lalu mengalami peningkatan pesat, mengalahkan ekspektasi untuk mengakhiri serangan virus corona yang parah di sepanjang 2020 lalu dan tetap siao untuk berkembang lebih jauh di tahun ini, bahkan di saat pandemi global masih terus berlanjut.

Direktur General Office at the National Development and Reform Commission, Yan Pengcheng mengatakan bahwa pihaknya akan memiliki pegangan yang baik terhadap kecepatan, intensitas dan efektifitas kebijakan makro guna memastikan laju pemulihan ekonomi tetap stabil serta untuk menghindari terciptanya jurang kebijakan.

Lebih jauh Pengcheng mengatakan bahwa dengan mempertimbangkan sejumlah entitas pasar mikro yang masih perlu menjalani masa pemulihan, dimana sejumlah perusahaan kecil mulai pulih namun sebagian lainnya masih belum mampu bebas dari tekanan akibat pandemi, maka kebijakan makro akan terus mempertahankan dukungan yang diperlukan bagi mereka.

Pada pertemuan agenda utama di bulan lalu, para pemimpin Cina berjanji untuk mempertahankan dukungan kebijakan yang diperlukan bagi ekonomi di tahun ini, guna menghindari perubahan kebijakan secara tiba-tiba yang merujuk pada stimulus ekonomi yang lebih kecil di tahun 2021 ini.

Sumber dalam dewan kebijakan pemerintah Cina mengatakan bahwa negara kemungkinan akan mendinginkan laju pertumbuhan kredit serta mengurangi stimulus fiskal di tahun ini, guna membantu menstabilkan tingkat hutang, namun para pembuat kebijakan nampaknya cenderung untuk bersikap hati-hati dalam menghindari kegagalan langkah pemulihan.

Disebutkan bahwa sejumlah tindakan sementara dan bersifat darurat yang dilakukan selama pandemi, untuk membantu menstabilkan ekonomi nampaknya tidak dapat bertahan dalam jangka panjang dan Cina masih perlu untuk mencapai laju pertumbuhan melalui reformasi dan inovasi.

Selain menjalankan langkah-langkah seperti penurunan suku bunga serta peningkatan belanja fiskal, pihak pemerintah Tiongkok telah meluncurkan beberapa langkah yang ditargetkan sebelumnya, seperti pinjaman murah bagi sejumlah sektor dan pembayaran pinjaman yang ditangguhkan bagi perusahaan berskala kecil.(WD)

Related posts