Header Ads

Pemerintah Korea Selatan Akan Menurunkan Tarif Impor Untuk Mendukung Ekspor

Biaya produksi yang lebih tinggi selama ini telah dikeluhkan oleh para produsen Korea Selatan di tengah lesunya permintaan pasar, sehingga pemerintah Korea Selatan mengatakan bahwa pihaknya dapat menurunkan tarif sejumlah komoditas termasuk minyak mentah untuk menangani hal tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Kementerian Perdagangan, Industri dan Energi, yang dipimpin oleh Menteri Perdagangan Kim Hyun-Jong, saat mengadakan pertemuan dengan sejumlah perwakilan dari pelaku industri manufaktur di negeri ginseng tersebut.

Masih menurut pihak kementerian bahwa sebelumnya sejumlah perusahaan penyulingan minyak dan petrokimia telah meminta pemerintah untuk menurunkan tarif bagi impor minyak hingga sebesar 3%, sementara produsen batere sekunder menyerukan adanya pengurangan tarif impor sementara terhadap bahan baku batere seperti katoda, anoda dan logam tanah jenis langka.

Sedangkan pelaku industri manufaktur lainnya menuntut pemerintah untuk mempercepat penyelesaian pakta perdagangan bebas dengan negara-negara dagang utama di Amerika Latin dan Timur Tengah.

Pemerintah Korea Selatan mengatakan bahwa mereka akan menyusun serangkaian langkah-langkah dukungan untuk merefleksikan permintaan oleh perusahaan dan juga akan membuat rencana untuk merangsang laju ekspor, meningkatkan fundamental ekspor sekaligus juga akan mereformasi ekosistem ekspor. Adapun langkah-langkah tersebut akan diupayakan untuk bisa diselesaikan di akhir bulan ini atau di awal bulan Maret mendatang.

Selama ini pemerintah dan kalangan produsen di negara tersebut menilai bahwa perlambatan laju ekspor dikhawatirkan dapat menimbulkan ancaman yang besar bagi ekonomi Korea Selatan, yang mayoritas pertumbuhannya mendapat dukungan dari sektor eksportirnya.

Pertumbuhan ekspor Korea Selatan mencatat penurunan selama dua bulan berturut-turut pada Januari lalu, seiring melambatnya pengiriman produk semikonduktor yang menyumbang hampir 20% dari keseluruhan ekspor negara tersebut. Selain itu pelemahan harga minyak dunia juga turut menekan laju ekspor minyak dan petrokimia Korea Selatan.(WD)

Related posts