Pendapatan Pajak Korea Selatan di Kuartal Pertama Mencatat Penurunan

Pendapatan pajak Korea Selatan dalam tiga bulan pertama di tahun ini, mengalami penyusutan sebesar 800 milliar Won atau setara dengan $680 juta, dari periode yang sama di tahun lalu. Penyusutan ini terjadi di tengah perlambatan ekonomi yang berkepanjangan, serta meningkatnya kekhawatiran terhadap integritas fiskal yang terjadi bersamaan dengan ekspansi fiskal yang dirasa berat.

Kementerian Ekonomi dan Keuangan mengatakan bahwa pemerintah telah mengumpulkan hasil pendapatan pajak sebesar 78 triliun Won dalam tiga bulan pertama, turun 800 milliar Won dari tahun sebelumnya. Tingkat kemajuan penerimaan pajak atau persentase penerimaan pajak aktual yang dikumpulkan terhadap target pajak tahunan, berada di level 26.4% atau sekitar 2.9% lebih lambat dari tahun lalu.

Turunnya pendapatan dari pajak ini sebagian besar disebabkan oleh jatuhnya nilai pendapatan sebesar 900 milliar Won dari pajak pertambahan nilai, di saat pemerintah mengeluarkan sejumlah kebijakan keringanan pajak untuk bantuan konsumen dan usaha kecil di tengah meningkatnya kesulitan. Selain itu penerimaan dari pendapatan pajak transportasi juga mengalami penyusutan hingga 400 milliar Won akibat dari adanya kebijakan keringanan pajak bahan bakar.

Pemerintah melalu pihak berwenang berhasil mengumpulkan pajak sebesar 28.8 triliun Won di bulan Maret, atau sekitar 100 milliar lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Pendapatan dari pajak penghasilan juga mencatat penurunan hingga 700 milliar Won, akibat sejumlah wajib pajak yang menerima bonus Tahun Baru Imlek 2019 di bulan sebelumnya. Pendapatan tarif juga turun sebesar 200 milliar Won di bulan Maret, sedangkan untuk pendapatan pajak perusahaan justru mencatat kenaikan 1.1 triliun Won.

Sementara itu pemerintah telah membelanjakan 94.4 triliun Won di periode kuartal pertama, atau sekitar 32.3% dari rencana pengeluaran anggaran di tahun 2019 sebesar 291.6 triliun Won yang tentunya membutuhkan pengawasan yang ketat dari pihak berwenang. Sektor publik melaporkan pelaksanaan anggaran sebesar 10 triliun Won selama kuartal pertama lalu, atau sekitar 25.5% dari anggaran tahunannya sebesar 39.3 triliun Won.

Selama periode kuartal pertama, laju pendapatan negara tersebut tercatat mengalami penurunan sebesar 200 milliar Won, menjadi 121 triliun Won, sementara untuk pengeluaran justru mencatat kenaikan 15.4 triliun Won menjadi 138.3 triliun Won.

Pendapatan non-pajak mencapai 7.2 triliun Won selama kuartal pertama, atau turun sebesar 700 milliar Won di tingkat tahunan. Sedangkan pendapatan dari dana yang dikelola oleh pemerintah, mencatat kenaikan 1.4 triliun Won menjadi 35.8 trilliun Won di periode yang sama.(WD)

Related posts