Header Ads

Pengiriman Domestik Produk Korea Selatan Mencatat Penurunan

Laju pengiriman domestik oleh para produsen Korea Selatan, dilaporkan mengalami penurunan lebih dari 4% di kuartal pertama tahun ini, akibat dari penurunan tajam dalam investasi fasilitas oleh para produsen komponen dan laju permintaan yang lemah.

Menurut data yang dikeluarkan oleh lembaga statistik Korea pada hari ini, indeks pasokan domestik untuk produk manufaktur di periode Januari-Maret berada di angka 98.7, atau turun sekitar 4.1% dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya. Indeks ini dipakai sebagai ukuran dari total pasokan domestik produk-produk Korea Selatan dan produk yang diimpor dengan dasar yang ditetapkan di 100 sejak 2015 lalu.

Pasokan barang-barang yang diproduksi secara lokal menyusut 3.9% dari periode yang sama tahun lalu dan untuk barang-barang impor tercatat mengalami penurunan 4.3% di tingkat tahunan. Sementara untuk indeks barang modal, yang mengacu kepada produk mesin dan peralatan yang digunakan dalam produk manufaktur yang mencerminkan tren investasi produsen, dilaporkan anjlok 23.3% dari periode yang sama di tahun sebelumnya, yang mana ini menjadi penurunan terbesar yang pernah terjadi sejak biro statistik mengumpulkan data di tahun 2010.

Jumlah pasokan barang modal dalam negeri yang mengalami kontraksi tajam, sebagian besar disebabkan oleh efek tingginya basis terhadap laju ekspansi besar di tahun lalu, saat terjadi booming produk memory chip. Perusahaan semikonduktor utama negara itu, Samsung Electronics dan SK Hynix yang telah mempercepat peningkatan chip memori sejak 2017 telah menguarangi secara tajam laju pengeluaran modal dalam beberapa kuartal terakhir, di saat industri memasuki fase tingginya.

Hal ini menyebabkan pasokan domestik produk mesin dan peralatan untuk memproduksi semikonduktor mengalami penurunan tajam hingga 20.2% pada kuartal pertama lalu dibandingkan periode yang setahun sebelumnya. Indeks untuk barang-barang konsumen dilaporkan turun 0.8% di tingkat tahunan. Sementara untuk barang setengah jadi mencatat kenaikan 0.2% di tingkat tahunan, seiring pertumbuhan chip DRAM serta komponen otomotif.

Indeks pasokan untuk peralatan transportasi yang digunakan di galangan kapal turun 43.5%, sedangkan pasokan peralatan listrik juga mengalami penurunan 6.7% di tingkat tahunan. Satu-satunya yang mengalami kenaikan diatas 1% adalah logam primer yang mencatat kenaikan 1.9% dibandingkan kuartal pertama tahun lalu.

Dari semua pasokan barang manufaktur dalam negeri, produk impor menyumbang sebesar 26.3% atau naik sekitar 0.1 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya. Indeks untuk barang-barang akhir, yang menggabungkan barang-barang konsumen dan barang-barang modal, turun 10.2% di tingkat tahunan.(WD)

Related posts