Header Ads

Pengusaha Ritel Jerman Bujuk Pemerintah Buka Lockdown 4 Mei

Sentimen Konsumen Jerman

Pengusaha ritel Jerman berusaha pada hari Selasa untuk membujuk pemerintah agar membiarkan semua toko beroperasi secara normal mulai 4 Mei, dengan mengatakan pelanggan tidak boleh bersamaan pergi ke toko-toko kecil yang diizinkan untuk dibuka minggu lalu dan bersikap hati-hati.

Toko-toko hingga 800 meter persegi (8.600 kaki persegi) diizinkan untuk dibuka kembali minggu lalu, bersama dengan dealer mobil dan sepeda serta toko buku, asalkan mereka mematuhi aturan sosial yang menjaga jarak dan kebersihan yang ketat.

Asosiasi peritel nasional (HDE) telah mengkritik keputusan untuk hanya mengizinkan toko-toko kecil untuk membuka, menyebut langkah itu tidak adil untuk rantai (toko) yang lebih besar, membingungkan bagi pelanggan dan mengatakan toko-toko besar dan kecil mampu menghormati aturan.

“Pembukaan kembali toko-toko dengan area penjualan hingga 800 meter persegi sangat bertanggung jawab,” kata Kepala Eksekutif HDE Stefan Genth dalam sebuah pernyataan.

“Pelanggan tidak boleh terburu-buru ke toko, bersikap tenang dan sadar risiko.”

Aksi lockdown Jerman mulai berlaku pada 17 Maret lalu dan pemerintah mengatakan aturan jarak sosial (social distancing) akan tetap berlaku sampai setidaknya 3 Mei.

Kanselir Angela Merkel mengatakan dia khawatir bahwa Jerman sudah mulai melonggarkan upaya jarak sosial mereka dan menolak tekanan dari beberapa negara regional untuk terus melakukan pelonggaran lockdown lebih lanjut.

HDE menyerukan aturan nasional memiliki peraturan yang berbeda di berbagai negara bagian, termasuk pada masalah apakah pelanggan harus mengenakan masker saat berbelanja.

 

Related posts