Header Ads

Penjualan Retail AS Melonjak, Sinyal Kenaikan Suku Bunga Fed Dibulan September

Penjualan retail AS melonjak melebihi dari yang diperkirakan pada bulan Juli karena rumah tangga mendorong pembelian kendaraan bermotor dan pakaian, hal ini menunjukkan ekonomi tetap kuat di awal kuartal ketiga.

Data lain pada hari Rabu juga menunjukkan produktivitas pekerja tumbuh pada laju tercepat dalam lebih dari tiga tahun pada kuartal kedua, tetapi penurunan biaya tenaga kerja menunjukkan inflasi upah yang moderat. Permintaan domestik yang kuat mendukung ekspektasi Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada bulan September untuk ketiga kalinya tahun ini.

Departemen Perdagangan mengatakan penjualan retail meningkat 0.5 persen bulan lalu. Tetapi data untuk bulan Juni direvisi lebih rendah menjadi 0.2 persen dari kenaikan 0.5 persen yang dilaporkan sebelumnya. Ekonom yang disurvei oleh Reuters telah memperkirakan penjualan ritel naik 0.1 persen. Dalam (yoy), penjualan ritel meningkat 6.4 persen dari tahun lalu.

Tidak termasuk mobil, bensin, bahan bangunan dan layanan makanan, penjualan ritel naik 0.5 persen setelah mengalami penurunan 0.1 persen pada bulan Juni. Penjualan ritel inti ini sangat terkait dengan komponen belanja konsumen produk domestik bruto.

Penjualan ritel inti sebelumnya dilaporkan tidak berubah pada bulan Juni. Pengeluaran konsumen didukung oleh pasar tenaga kerja yang ketat, yang terus mendorong kenaikan upah. Pemotongan pajak dan tabungan yang lebih tinggi juga mendukung konsumsi.

Peningkatan penjualan ritel inti bulan Juli menunjukkan ekonomi mulai menemukan pijakan yang kuat pada awal kuartal ketiga setelah mencatat kinerja terbaiknya dalam hampir empat tahun di kuartal kedua.

The Fed telah meningkatkan suku bunga pada bulan Juni dan memperkirakan dua kali kenaikan pada bulan September dan Desember.

Related posts