Header Ads

Penjualan Ritel Australia Tidak Sesuai Harapan

Penjualan ritel Australia naik kurang dari yang diharapkan pasar pada bulan September, meskipun pengeluaran untuk makanan dan di restoran relatif kuat. Dimana berdasarkan laporan data dari kantor Biro Statistik Australia yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan bahwa penjualan ritel naik 0.2% pada bulan September dari bulan sebelumnya, dibandingkan dengan kenaikan 0.3% yang diperkirakan oleh para ekonom.

Ritel makanan naik 0.4% selama sebulan, sementara belanja di kafe dan restoran meningkat 0.5%. Pengeluaran untuk pakaian dan sepatu turun 1.2%. Sementara belanja ritel naik 0.2% pada kuartal ketiga, dari kuartal kedua, ABS menambahkan.

Konsumen tetap dalam sorotan di tengah kekhawatiran bahwa jatuhnya harga rumah, pertumbuhan upah yang lemah dan tingkat utang akan mengurangi pengeluaran dan memperlambat ekonomi.

Dalam wawancara baru-baru ini dengan The Wall Street Journal, Ian Harper, ekonom dan anggota dewan pengatur kebijakan bank sentral, memperingatkan bahwa konsumen tetap rentan. Karena alasan ini, Reserve Bank of Australia kemungkinan akan menahan suku bunga untuk sementara waktu.

RBA akan mengadakan pertemuan kebijakan pada hari Selasa minggu depan, dengan suku bunga resmi diperkirakan akan tetap di 1.5%. Sedangkan inflasi pada kuartal ketiga menunjukkan tekanan harga tetap diredam, dan jauh di bawah tingkat yang konsisten dengan kenaikan suku bunga.

RBA mengharapkan hanya perubahan bertahap dalam inflasi dari waktu ke waktu, dengan pengetatan pasar tenaga kerja yang perlahan-lahan ditetapkan untuk memberikan pertumbuhan upah yang lebih kuat pada waktunya.

Related posts