Header Ads

Penjualan Ritel Selandia Baru Tumbuh Lebih Lambat

Penjualan ritel Selandia Baru tumbuh pada tingkat yang lebih lambat pada kuartal kedua, angka-angka dari Statistik Selandia Baru menunjukkannya pada hari Jumat. Dimana total volume penjualan ritel naik 0.2 persen secara musiman pada kuartal kedua, yang lebih lambat dari kenaikan 0.7 persen pada kuartal sebelumnya. Ekonom memperkirakan kenaikan 0.3 persen.

Nilai total penjualan ritel naik 0.7 persen pada kuartal, setelah kenaikan 0.1 persen pada kuartal Maret.

Peningkatan volume terbesar terjadi pada barang-barang listrik dan elektronik sebesar 5.0 persen, sementara supermarket dan toko bahan makanan turun 0.9 persen pada kuartal Juni. Faktor besar yang membebani selera belanja adalah kelembutan di pasar perumahan, Satish Ranchhod, seorang ekonom di Westpac mencatat.

Ekonom mengatakan pertumbuhan belanja diperkirakan akan tetap moderat selama sisa tahun 2019, sebelum meningkat pada tahun 2020.

Related posts