Header Ads

Penurunan Emas Tertahan Sikap The Fed

Seiring para investor yang mempertimbangkan wawasan terbaru mengenai sikap dari Federal Reserve tentang kebijakan moneternya dan risiko dari laju inflasi, pergerakan komoditas Emas terpantau menahan laju penurunannya untuk mengimbangi kinerja Greenback dan imbal hasil obligasi AS.

Dalam risalah pertemuan FOMC di bulan Maret lalu, menunjukkan bahwa para pejabat sepakat untuk melihat adanya lebih banyak kemajuan dalam pemulihan ekonomi AS, sebelum mengurangi program pembelian obligasi besar-besaran yang sebelumnya dijalankan oleh mereka.

Selain itu mereka juga mengindikasikan setiap lonjakan inflasi, yang berpotensi menjadi pendorong bullion, memiliki kecenderungan bersifat sementara, namun para pelaku pasar nampaknya akan menunggu komentar lebih lanjut dari Ketua The Fed Jerome Powell, yang akan mengambil bagian sebagai panelis dalam sebuah event virtual yang diadakan oleh IMF yang membahas mengenai ekonomi global di hari ini.

John Feeney selaku business development manager di perusahaan dealer bullion Guardian Gold Australia, berkomentar bahwa pihaknya memperkirakan bahwa The Fed akan tetap bersikap akomodatif bahkan jika laju inflasi naik di atas target mereka untuk beberapa waktu ke depan, dan faktor kunci bagi pergerakan Emas adalah seberapa banyak laju inflasi mampu melampaui level harga yang diinginkan dan apa pengaruhnya terhadap hasil nyata.

Harga komoditas bullion telah mengalami penurunan lebih dari 8% di tahun ini, menyusul optimisme terhadap laju pemulihan global dan kenaikan imbal hasil obligasi yang telah mengurangi daya tarik Logam Mulia.

Sementara itu tingkat kepemilikan dana yang diperdagangkan di bursa, sebagai salah satu tonggak utama di balik pergerakan harga Emas yang mencapai rekornya di tahun 2020 lalu, terus mencatat penurunan sehingga memberikan sinyal berkurangnya minat investor.(WD)

Related posts