Perancis Ingin Memberi Tekanan Kepada Inggris Agar Kesepakatan Brexit Segera Tercapai Dengan UE

Pemerintahan Presiden Emmanuel Macron diberitakan sedang merencanakan serangkaian tindakan untuk menjaga perbatasan Perancis tetap terbuka dan transportasi dengan Inggris berjalan sesuai janji Perancis untuk meningkatkan tekanan agar kesepakatan Brexit tercapai.

“Menteri Urusan Eropa Perancis Nathalie Loiseau akan menyajikan ketentuan untuk mempertahankan hubungan fisik dengan Inggris pada 3 Oktober di pertemuan kabinet mingguan,” kata juru bicara pemerintahan Benjamin Griveaux kepada wartawan di Paris pada Senin.

Macron ingin meningkatkan tekanan kepada Inggris agar segera membuat kemajuan dalam negosiasi sehingga kesepakatan dapat dicapai dengan para pemimpin Uni Eropa di KTT Oktober, menurut salah satu pembantu presiden. Macron percaya bahwa pembicaraan Brexit tidak boleh menyeret ke bulan November, menurut pejabat yang meminta namanya tidak disebutkan.

Kantor Kepresidenan membantah laporan bahwa Macron telah mengancam untuk tidak menghadiri pertemuan khusus tentang Brexit yang diusulkan untuk November. “Namun bagi Macron, itu bukan kasus mengambil atau meninggalkannya tetapi lebih kepada menyampaikan bahwa banyak pekerjaan harus tetap dilakukan,” kata pejabat itu.

Loiseau sebelumnya mengatakan pemerintah sedang melakukan langkah-langkah untuk mempersiapkan kesepakatan atau pun dengan skenario tanpa kesepakatan.

“Gagasan bahwa kereta Eurostar mungkin tidak dapat mencapai stasiun Gare du Nord atau bahwa pesawat Inggris mungkin tidak dapat mendarat di bandara Perancis, itulah yang kami ingin hindari,” kata Loiseau di radio Info Perancis pada 22 September.

“Pemerintah Perancis akan memiliki rancangan penuh yang diperdebatkan di Parlemen pada November siap, untuk skenario apa pun,” kata Loiseau. “Brexit bukan situasi spontan dan kita harus bersiap untuk itu,” katanya lagi. (hdr)

Related posts