Perdagangan Rumah Di Korea Selatan Turun Tajam Di Bulan Januari

Pasar perumahan Korea Selatan telah masuk ke dalam fase “kekeringan” selama enam tahun terakhir menyusul anjloknya perdagangan rumah di Seoul hingga 60% selama periode bulan lalu. Kementerian Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi telah mengumumkan kemarin bahwa laju penjualan dan pembelian perumahan di bulan Januari berada di angka 50,286 unit atau turun 28.5% dari periode yang sama di tahun 2018 sebelumnya.

Angka ini tercatat sebagai angka terendah sejak Januari 2013 silam, pada saat pasar kepemilikan real estate turun tajam ke level terburuknya. Perdagangan pasar perumahan berada sekitar 23.8% di bawah standar rata-rata sebesar 65,950 unit di perdagangan pasar perumahan dalam lima tahun terakhirnya. Kondisi yang lebih buruk bahkan terjadi di wilayah ibukota.

Perdagangan rumah di ibukota bahkan hampir terhenti dengan mencatat kesepakatan hanya sebanyak 6,000 di bulan Januari, atau mencatat penurunan hingga 60% dibandingkan 15,000 kesepakatan perdagangan rumah di periode yang sama setahun lalu.

Untuk perdagangan unit apartemen juga mencatat penurunan 34.1% di tingkat tahunan menjadi 31,305, sementara untuk rumah jenis multi residence turun 16.2%, sedangkan untuk perdagangan rumah bagi keluarga tunggal mencatat penurunan hingga 17.8% di periode yang sama.

Para ahli di pasar perumahan menilai bahwa serangkaian kontraksi tajam yang terjadi ini ada kaitannya dengan sejumlah peraturan pemerintah yang bertujuan untuk memberikan tekanan terhadap laju pembelian real estate secara spekulatif, sehingga menimbulkan terjadinya pertumbuhan harga yang tidak terkendali di pasar perumahan dalam beberapa tahun terakhir.

Salah satu kebijakan pemerintah tersebut adalah kebijakan yang dikeluarkan pada bulan September lalu saat pemerintah mengumumkan bahwa mereka akan menggandakan pajak properti terhadap beberpa pemilik rumah di daerah yang dinilai spekulatif serta membatasi mereka untuk mengambil pinjaman hipotek, sehingga hal inilah yang memicu terjadinya kelangkaan pasokan di pasar perumahan.(WD)

Related posts