Pertumbuhan Manufaktur Inggris Melemah Seiring Pelanggan Uni Eropa Menjauh

Pertumbuhan manufaktur Inggris telah melemah selama beberapa bulan terakhir karena perusahaan-perusahaan Eropa memutuskan untuk mengalihkan rantai pasokan dari ekonomi terbesar kelima dunia tersebut akibat krisis Brexit bergemuruh, sebuah survei industri yang dirilis pada hari Senin.

Organisasi manufaktur dan akuntan UK Make BDO mengatakan output dan pesanan terus tumbuh tetapi pada tingkat yang lebih lambat dari bulan-bulan awal 2019.

Ekonomi Inggris meningkat pada awal tahun ini, dibantu oleh kenaikan terbesar dalam output pabrik dalam 20 tahun ketika perusahaan berlomba menimbun barang untuk menghindari gangguan rantai pasokan menjelang batas waktu Brexit 29 Maret yang asli.

Tapi survei triwulan terbaru Make UK menunjukkan adanya pelemahan niat perekrutan dan investasi.

“Awal tahun ini ada bukti yang jelas bahwa industri menggunakan steroid ketika perusahaan menimbunnya. Namun, di bawahnya, sekarang ada bukti yang berkembang dari perusahaan-perusahaan Eropa yang meninggalkan rantai pasokan Inggris, ”kata Kepala Eksekutif Inggris Stephen Phipson.

Dia menambahkan bahwa pelanggan Asia juga menolak keras perselisihan seputar prospek persyaratan perdagangan Inggris.

Sehingga membuat perkiraan output pabrik Inggris hanya tumbuh 0.2% tahun ini dan 0.8% pada tahun 2020, lebih lemah dari ekonomi lainnya. Survei Make UK / BDO mencakup 344 perusahaan antara 1 Mei dan 22 Mei.

Related posts