Pesanan Mesin Inti Jepang Turun, Pertanda Buruk Bagi Pertumbuhan Bisnis

Pesanan mesin inti Jepang pada bulan Oktober mengalami penurunan, menjadi tanda buruk dalam belanja bisnis baru, salah satu dari beberapa poin kekuatan di ekonomi terbesar ketiga di dunia itu, terhenti ketika ekspor yang merosot sehingga meredam selera investasi.

Pesanan mesin inti turun minus 6.0% pada bulan Oktober, turun untuk bulan keempat secara berturut-turut dan jauh dibawah dari harapan ekonom uyang mengharapkan kenaikan 0,9% dalam jajak pendapat Reuters, data menunjukkan pada hari Kamis.

Penurunan tersebut menandai periode terpanjang dari bulan-ke-bulan yang kontraksi sejak rentang yang sama hingga Januari 2009 dan memunculkan tantangan bagi pembuat kebijakan untuk mengandalkan belanja bisnis yang solid dalam mendukung permintaan di tengah perlambatan global.

“Perusahaan menjadi semakin berhati-hati dalam hal investasi,” kata Takumi Tsunoda, ekonom senior di Shinkin Central Bank Research Institute. “Dampak dari kenaikan pajak penjualan tampaknya lebih besar dari yang diharapkan.”

Data pesanan mesin inti adalah seri yang sangat fluktuatif tetapi dianggap sebagai indikator utama belanja modal dalam enam hingga sembilan bulan mendatang.

Related posts