Header Ads

Peter Altmaier : Brexit Menimbulkan Risiko Besar Bagi Ekonomi Jerman

Keluarnya Inggris dari Uni Eropa menimbulkan risiko besar, tetapi permintaan domestik masih mendorong pertumbuhan ekonomi Jerman, kata menteri ekonomi terbesar Eropa, Peter Altmaier dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Kamis.

Altmaier mengatakan Brexit, konflik perdagangan global dan perubahan dalam persetujuan industri otomotif telah memperlambat pertumbuhan ekonomi pada paruh kedua 2018, tetapi produk domestik bruto Jerman masih terlihat akan memasuki tahun kesepuluhnya untuk terus berekspansi pada tahun 2019.

“Buku pesanan industri dan perdagangan penuh,” Altmaier mengatakan kepada surat kabar Passauer Neue Presse. “Peluangnya bagus bahwa pertumbuhan ekonomi akan berlanjut selama sepuluh tahun berturut-turut,” periode terpanjang pertumbuhan berkelanjutan sejak 1960-an.

Pemerintah Jerman bulan lalu memangkas perkiraan pertumbuhan ekonominya untuk 2018 menjadi sekitar 1.5 – 1.6 persen dari 1.8 persen.

Ekonomi Jerman telah bergeser ke gigi yang lebih rendah karena Brexit dan konflik perdagangan dipicu oleh kebijakan Presiden AS Donald Trump yang menyebabkan ketidakpastian bisnis.

Eksportir Jerman juga berjuang dengan perlambatan permintaan asing yang lebih umum karena ekonomi global mendingin.

Altmaier memperingatkan bahwa prospek untuk ekspansi ekonomi yang berkelanjutan bergantung pada kemampuan industri Jerman untuk beradaptasi dengan bidang-bidang baru yang menjanjikan seperti mobilitas listrik, produksi energi berkelanjutan dan kecerdasan buatan.

Dia mengatakan, baik Brexit maupun kekurangan tenaga kerja terampil menimbulkan risiko bagi perekonomian, dan banyak perusahaan belum berinvestasi cukup dalam memperluas produksi. Dia menyerukan persetujuan parlemen cepat dari undang-undang imigrasi baru yang bertujuan mengisi celah-celah itu.

Related posts