PM Morrison : Pemerintah Australia Akan Mengumumkan Langkah Stimulus

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan bahwa pemerintahnya akan segera mengumumkan langkah-langkah untuk merangsang ekonomi negara tersebut yang mendapatkan tekanan dari efek epidemi virus corona, di tengah turbulensi yang melanda bursa saham Australia.

Pasca laporan langkah isolasi terhadap seluruh kota di Italia yang membuat pasar ekuitas global mengalami aksi jual tajam, pasar saham Australia mencatat penurunan hingga 4% di awal perdagangannya sebelum rebound ke wilayah positifnya di pertengahan sesi perdagangannya siang ini.

Dalam konferensi pers Australian Financial Review di Sidney, Morrison mengatakan bahwa pihaknya bertujuan untuk menjaga sektor tenaga kerja, sektor bisnis serta memastikan bahwa ekonomi Australia akan bangkit kembali.

Lebih lanjut beliau juga mengatakan bahwa pihaknya harus mendukung langkah-langkah yang akan meningkatkan produktivitas yang memungkinkan ekonomi Australia mampu mempertahankan lintasan pertumbuhan yang jauh lebih kuat dibandingkan saat belum dilanda krisis.

Morrison menyatakan bahwa dampak dari wabah virus corona berpotensi memberikan pengaruh yang lebih besar terhadap ekonomi Australia dibandingkan dampak krisis keuangan global di tahun 2008 silam, sehingga pemerintahnya akan segera mengumumkan paket stimulus, namun beliau tidak memberikan rincian mengenai hal tersebut.

Sebuah laporan di surat kabar Australia pada hari Senin kemarin mengatakan bahwa pemerintah merencanakan langkah-langkah yang bernilai sekitar A$10 miliar ($6.6 miliar), yang mana hal ini mengabaikan rencana surplus anggaran di tahun fiskal berjalan saat ini.

Indeks kondisi bisnis Australia untuk bulan Februari yang dirilis oleh NAB, menunjukkan langkah-langkah bisnis dan sentimen konsumen Australia yang mendapatkan pukulan dari wabah virus corona, sehingga meningkatkan risiko resesi Australia untuk pertama kalinya dalam tiga dekade terakhir.

Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt mengatakan dalam briefing yang disiarkan televisi bahwa pemerintah telah meminta para pakar kesehatan untuk meninjau kembali status nasehat perjalanan untuk Italia, setelah negara tersebut memperluas penutupan di seluruh kota untuk mencegah penyebaran virus.(WD)

Related posts