Header Ads

PMI: Kesuraman Perdagangan Global Memukul Sektor Manufaktur Dan Jasa Jerman

Aktivitas di sektor jasa dan manufaktur Jerman turun di bulan Mei, sebuah survei yang dirilis pada hari Kamis, data ini mencerminkan sengketa perdagangan yang belum terselesaikan telah memukul terhadap ekonomi terbesar di Eropa.

Indeks PMI untuk manufaktur Jerman dibulan Mei turun menjadi 44.3 dari 44.4 pada bulan April, kontraksi bulanan kelima secara berturut-turut.

Ekonom Markit Chris Williamson mengatakan adanya sedikit penurunan menunjukkan bahwa resesi di sektor ini, yang lebih rentan terhadap gesekan perdagangan daripada sektor jasa.

Sementara indeks PMI sektor jasa turun menjadi 55.0 dari 55.7 pada bulan sebelumnya. Penurunan pertama setelah empat kali kenaikan secara berturut-turut. Dimana sektor ini telah memberikan dorongan bagi ekonomi pada pertumbuhan ketika manufaktur ‘mendingin’.

“Sepertinya penurunan manufaktur telah melewati puncaknya dan bergerak menuju periode stabilisasi tetapi masih ada jalan panjang sebelum kita kembali ke pertumbuhan dalam ekonomi manufaktur,” kata Williamson.

Tanda-tanda bahwa kemungkinan terburuk bagi produsen Jerman terbukti dalam kontraksi lebih lambat dalam output, pesanan baru dan penjualan ekspor, survei menunjukkan.

Setelah sembilan tahun berturut-turut tumbuh, ekonomi Jerman menghadapi tantangan dari perselisihan perdagangan antara blok-blok perdagangan utama yang diandalkan oleh pabrikan untuk pertumbuhan ekspor.

Sehingga telah mendorong pemerintah Jerman untuk memangkas perkiraan pertumbuhannya untuk tahun ini dan untuk kedua kalinya dalam tiga bulan dengan separuh estimasi pertumbuhan 2019 menjadi 0.5 persen.

Related posts