Header Ads

Pound Tetap Berharap Pada BREXIT Deal

Euro dan poundsterling bergerak lebih tinggi pada perdagangan Rabu. Kenaikan ini dikarenakan kepercayaan investor meningkat di tengah berita Inggris telah mengajukan ketegasan dalam rancangan perjanjian pemisahan diri dengan Uni Eropa setelah pembicaraan panjang hingga lebih dari setahun.

Kenaikan euro dan sterling menyebabkan investor untuk melangkah mengambil keuntungan atas dolar AS, yang telah terkoreksi dari level tertinggi 16 bulan.

Indeks dolar yang menjadi ukuran nilai dolar terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan pada level 97,05, turun 0,26 persen. Indeks mencapai level tertinggi 16 bulan di 97,69 pada hari Senin.

Aksi jual dalam dolar telah terjadi karena sentimen risiko yang meningkat di sekitar kesepakatan Brexit yang potensial dan bukan karena memburuknya fundamental ekonomi AS. Euro dan sterling merupakan sekitar 70 persen dari berat dalam indeks dolar.

Menurut Kathy Lien, managing director dari strategi mata uang di BK Asset Management, menyarankan bahwa investor jangan sampai tertipu oleh pergerakan koreksi dolar AS. Hampir semua mata uang utama rebound karena faktor lokal dan bukan pergeseran sentimen untuk dolar AS atau perubahan dalam fundamental ekonomi.

Lien mengharapkan dolar untuk melanjutkan penguatan dengan latar belakang ekonomi AS yang kuat, kenaikkan suku bunga dan status safe haven-nya.

Related posts