Powell : Kenaikan Hutang Bisnis Tidak Dapat Dibandingkan Dengan Pasar Hipotek

Dalam kesempatan berbicara di acara Financial Markets Conference yang berlangsung di Florida, Ketua Federal Reserve Jerome Powell menolak perbandingan antara kenaikan hutang bisnis yang mencapai rekornya dalam beberapa tahun terakhir dengan kondisi pasar hipotek AS yang menyebabkan krisis ekonomi pada 2007 hingga 2009, namun demikian beliau mengatakan bahwa kehati-hatian tetap diperlukan.

Perbandingan dengan kondisi sebelum terjadinya krisis keuangan dinilai tidak sepenuhnya meyakinkan, karena pertumbuhan hutang nampaknya sejalan dengan pertumbuhan ekonomi, biaya layanan hutang yang rendah serta sistem keuangan yang lebih baik untuk menyerap kerugian.

Meskipun demikian beliau menilai bahwa kurangnya transparansi mengenai sumber pendanaan serta pemegang akhir hutang perusahaan serta risiko penurunan ekonomi berpotensi berada dalam kondisi yang lebih buruk jika peminjam mengalami kegagalan. Lebih lanjut Powell menilai bahwa meskipun pertumbuhan hutang perusahaan telah mengalami perlambatan akhir-akhir ini, namun peningkatan tajam lainnya dapat meningkatkan kerentanan secara signifikan.

Kekhawatiran terhadap hal tersebut menjadi alasan lain bagi The Fed yang mungkin enggan untuk memangkas suku bunga, karena biaya pinjaman yang lebih rendah dapat mendorong pihak perusahaan untuk meningkatkan hutang. Hutang perusahaan yang tinggi, serta laju pemberian pinjaman kepada para peminjam yang berisiko, menjadi marak sejak adanya kekhawatiran mengenai stabilitas keuangan utama dari The Fed.

Powell menilai bahwa saat ini hutang bisnis tidak menghadirkan jenis risiko yang meningkat pada stabilitas sistem keuangan yang akan mengarah pada kerugian luas. Akan tetapi perbandingan dengan pasar hoptek tidak dapat dihindari, seiring dukungan dari tingkat popularitas kewajiban pinjaman yang dijamin, sehingga menyatukan pinjaman sektor korporasi menjadi sekuritas.

Lebih lanjut disebutkan bahwa collateralized debt obligations (CLO) jauh lebih sehat daripada struktur yang digunakan saat terjadinya bubbling kredit hipotek. Fakta bahwa hanya $90 milliar dari $700 milliar pasar CLO yang dipegang oleh bank komersil besar merupakan hal yang baik dengan risiko yang lebih kecil bagi perusahaan-perusahaan yang menjadi inti sistem keuangan. Akan tetapi Powell mengatakan bahwa hal ini berarti bahwa banyak pinjaman yang dibiayai secara tidak jelas, di luar sistem perbankan.(WD)

Related posts