Powell: Pertumbuhan Ekonomi Dalam Kinerja Baik, Namun Waspada Terhadap Dampak Corona

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan kepada Kongres pada hari Selasa lalu bahwa ekonomi AS berada di tempat yang baik, meskipun masih ada potensial ancaman dari virus corona di China dan kekhawatiran tentang kesehatan jangka panjang ekonomi.

Dengan berkurangnya risiko atas ketidakpastian kebijakan perdagangan dan stabilisasi pertumbuhan global, “kami menemukan ekonomi AS berada di tempat yang sangat baik, berkinerja baik,” kata Powell kepada Komite Layanan Keuangan DPR AS. Ekspansi ekonomi AS, sekarang di tahun ke-11 dan merupakan rekor terpanjang.

“Tidak ada alasan mengapa ekspansi tidak dapat dilanjutkan,” katanya, dan mengulangi pandangan bank sentral bahwa kisaran target suku bunga saat ini antara 1.50% hingga 1.75%, adalah “tepat” untuk menjaga ekspansi tetap berjalan.

Powell mencatat bahwa pasar tenaga kerja yang lebih kuat telah membuat pengusaha lebih bersedia mempekerjakan orang dengan keterampilan lebih rendah dan melatih mereka.

Sementara pertumbuhan inflasi berdasarkan indeks harga untuk pengeluaran konsumsi pribadi adalah 1.6% pada tahun 2019, di bawah target 2% The Fed. Powell mengatakan dia memperkirakan akan bergerak lebih dekat ke target selama beberapa bulan ke depan.

Tetapi, katanya, wabah virus corona baru akan berdampak pada China dan tetangga dekat dan mitra dagangnya, dan “kemungkinan besar mengenai dampak efek pada Amerika Serikat.”

“Pertanyaan yang akan kami tanyakan adalah apakah ini efek yang terus-menerus yang dapat menyebabkan penilaian kembali material terhadap prospek tersebut,” katanya. Jawabannya, masih terlalu dini untuk diketahui.

Related posts