PPI Korea Selatan Turun Dalam Empat Bulan Beruntun

Indeks harga produsen Korea Selatan turun dalam empat bulan berturut-turut, mencatat penurunan beruntun terpanjangnya dalam 36 bulan akibat dari penurunan harga barang-barang industri menyusul lemahnya harga minyak dunia.

Bank of Korea merilis data Producer Price Index untuk bulan Januari di angka 103.75, atau turun 0.2% dari bulan sebelumnya. Laju inflasi produsen terus melanjutkan penurunannya sejak Oktober lalu, yang menandai penurunan beruntun terpanjang sejak mencatat penurunan pada periode Juli 2015-Januari 2016 silam.

Bank Sentral Korea Selatan mengatakan bahwa pelemahan harga minyak dunia sepanjang periode November hingga Desember telah menimbulkan tekanan turun bagi harga produk industri. harga minyak Dubai, yang menjadi patokan bagi industri Korea Selatan, naik menjadi $59.09 per barrel pada Januari lalu, dari sebelumnya di harga $57.32 di bulan sebelumnya, namun harga produk olahan minyak masih tetap lemah, menyusul perubahan harga minyak.

Harga bahan bakar untuk mesin jet dan bunker-C oil telah melemah hingga sebesar masing-masing 12.7% dan 9.0% dari bulan sebelumnya. Yang mana penurunan ini telah memberikan tekanan bagi indeks harga produk industri pada bulan Januari lalu hingga sebesar 0.6% menjadi 97.65% dari bulan sebelumnya. Jatuhnya indeks harga konsumen ini tentunya akan mempengaruhi tingkat harga di pasar, yang mana akan memberikan pengaruh bagi laju inflasi secara keseluruhan di negeri ginseng tersebut.(WD)

Related posts