Header Ads

Presiden Trump : Pertumbuhan GDP AS Mencapai 4% Di Tahun Ini

Dalam kesempatan wawancara dengan CNBC di sela-sela perhelatan World Economic Forum di Davos Swiss, Presiden Donald Trump mengatakan bahwa laju pertumbuhan PDB AS akan mendekati kisaran 4% dengan catatan bahwa laju pertumbuhan ke kisaran tersebut bukan karena efek dari kenaikan suku bunga Federal Reserve yang bertahan dalam waktu yang lama.

Lebih lanjut Trump menyarankan bahwa pasar saham akan lebih tinggi daripada rekor tertinggi yang telah ditetapkan jika The Fed tidak menerapkan kenaikan suku bunga dalam waktu cepat, setelah sebelumnya melakukan pemangkasan sebanyak tiga kali selama tahun lalu.

Trump juga menyatakan bahwa dengan kondisi saat ini, seandainya tidak ada kenaikan suku bunga dalam kisaran besar, maka kemungkinan laju pertumbuhan GDP hingga 4%, dan sepertinya indeks utama di Wall Street berpotensi bergerak ke kisaran yang lebih tinggi lagi, namun semua itu tidak akan terjadi apabila bank sentral menaikkan suku bunga acuannya.

Presiden Trump telah berulang kali menyerukan kepada Federal Reserve serta Jerome Powell serta menugaskan mereka untuk tidak menaikkan suku bunga terlalu cepat menurut penilaiannya. Jerome Powell ditunjuk sebagai Ketua The Fed sejak November 2017 silam dan selama 2018 The Fed telah menaikkan suku bunganya sebanyak empat kali.

Pernyataan Presiden Trump tersebut seperti meneruskan apa yang disampaikan oleh penasihat ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow sebelumnya yang memperkirakan laju pertumbuhan gross domestic bruto di kisaran 3% atau lebih di tahun 2020 ini.

Kudlow mengatakan bahwa ini menjadi siklus yang panjang dan apa yang akan didapat saat ini selama bertahun pada dasarnya merupakan siklus yang lebih kecil. Sebelumnya laju pertumbuhan AS telah tumbuh dari 1.5% menjadi 2% dan kini berhasil tumbuh hampir 4%, yang pada akhirnya The Fed memperketat kebijakan mereka.

Data manufaktur dan perdagangan yang dirilis bulan ini menunjukkan ekonomi AS menutup kinerja 2019 dengan catatan yang solid. Untuk periode kuartal keempat laju pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan tumbuh lebih dari 2%, yang mana ini akan mewakili adanya perlambatan dari kenaikan 2.9% di tahun 2018 sebelumnya.

Wawancara tersebut dilakukan hanya berselang sehari setelah Presiden Trump menyampaikan pidatonya dalam World Economic Forum, dimana beliau menyampaikan mengenai keuntungan yang diraih oleh ekonomi AS di bawah kepemimpinannya.

Namun sejumlah pengamat mengatakan bahwa pidato tersebut terdengar seperti pidato kampanye saat dirinya tengah mencari dukungan untuk pemilihan presiden di bulan November mendatang.

Jika dilihat dari sudut pandang kebijakan, maka Trump tetap berpegang teguh dengan kebijakan tarifnya dalam negosiasi perdagangan, terutama di saat pemerintahannya ingin melanjutkan kesepakatan perdagangan fase pertama dengan Cina ke tahap kedua.

Sikap ini membuat para pemimpin bisnis yang hadir di Davos menjadi bersikap skeptis bahwa kedua negara ekonomi terbesar dunia tersebut akan mencapai kesepakatan sebelum habisnya masa jabatan Trump.(WD)

Related posts