Produksi Industri China Terendah Dalam 17 Tahun

Produksi industri China hanya tumbuh 5.3 persen dalam dua bulan pertama tahun ini, laju paling lambat dalam 17 tahun, data resmi pemerintah yang dirilis pada hari Kamis. Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan pertumbuhan produksi industri akan melambat menjadi 5.5 persen pada periode Januari-Februari dari kenaikan 5.7 persen pada bulan Desember.

Tetapi investasi aset tetap naik 6.1 persen dengan ekonom memperkirakan sedikit naik menjadi 6.0 persen dari 5.9 persen pada 2018. Investasi aset tetap pada sektor swasta, yang menyumbang sekitar 60 persen dari keseluruhan investasi di China, naik 7.5 persen dalam (yoy), dibandingkan dengan kenaikan 8.7 persen pada 2018, data dari Biro Statistik Nasional.

Sementara itu penjualan ritel stabil 8.2 persen pada periode Januari-Februari dan ekonom memperkirakan naik 8.1 persen.

China menggabungkan data aktivitas dibulan Janaury dan Februari dalam upaya untuk menghaluskan distorsi yang diciptakan oleh liburan panjang Tahun Baru Imlek pada awal setiap tahun, tetapi beberapa analis mengatakan gambaran yang lebih jelas tentang ekonomi mungkin tidak muncul pada data kuartal pertama yang dirilis pada bulan April.

Pertumbuhan ekonomi China telah mendingin menjadi 6.6 persen tahun lalu, paling lambat dalam hampir tiga dekade, dan diperkirakan akan kehilangan lebih banyak momentum dalam beberapa bulan ke depan.

Beijing meluncurkan lebih banyak stimulus untuk mencegah perlambatan yang lebih tajam, tetapi banyak analis memperkirakan aktivitas pertumbuhan secara meyakinkan tidak dapat keluar sampai musim panas.

Related posts