Produksi Mobil Inggris Jatuh Ditengah Ketidakpastian Brexit

Produksi mobil Inggris jatuh pada bulan April ketika terjadinya shutdown Brexit, laporan dari Society of Motor Manufacturers and Traders atau SMMT pada hari Kamis.

Produksi mobil mencatat kontraksi tajam sebesar 44.5 persen dalam (yoy) di bulan April. Hanya 70.971 mobil diluncurkan dari jalur produksi pada bulan April.

Produksi untuk pasar dalam negeri dan luar negeri masing-masing turun 43.7 persen dan 44.7 persen. Banyak produsen mengajukan dan memperpanjang, penghentian produksi biasanya dijadwalkan untuk periode liburan musim panas.

Kinerja suram dibulan April merupakan penurunan 11 bulan secara berturut-turut sehingga memperburuk tren penurunan yang mendasarinya, sebagian besar disebabkan oleh melambatnya permintaan di pasar internasional utama, termasuk Uni Eropa, Cina dan AS, serta di dalam negeri, kata SMMT.

Selama periode Januari hingga April, produksi mobil turun 23.3 persen dari periode yang sama tahun lalu.

“Ketidakstabilan yang berkepanjangan telah menyebabkan kerusakan yang tak terhitung, dengan rasa takut ‘tidak ada kesepakatan’ menghambat kemajuan, menyebabkan investasi terhenti, pekerjaan hilang dan merusak reputasi global kami,” kata Mike Hawes, kepala eksekutif SMMT.

SMMT mengulangi seruannya untuk melakukan tindakan segera untuk mengakhiri kebuntuan Brexit dan mencegah kehancuran dari ‘tidak ada kesepakatan’.

Asosiasi tersebut memperingatkan bahwa Brexit yang ‘tidak sepakat’ dapat memperburuk penurunan tersebut, dengan ancaman keterlambatan perbatasan, penghentian produksi dan biaya tambahan yang mengurangi daya saing.

Related posts