Rally Saham dan Obligasi Sebabkan Tekanan Pada Emas

Harga emas sedikit berubah pada hari Kamis di Asia karena investor mempertimbangkan kenaikan di pasar saham dan potensi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve AS.

Emas berjangka untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Mercantile Exchange diperdagangkan pada $ 1.421,7 per troy ounce, naik 0,06%.

Saham global menguat setelah ketiga indeks saham utama di AS ditutup pada rekor tertinggi semalam, memberikan tekanan pada aset safe-haven emas.

Rally saham dan obligasi yang bersamaan dikarenakan pasar membenahi sentimen pada penurunan suku bunga di Bank Sentral Eropa dan Federal Reserve AS.

Sementara itu, data yang lemah ditengarai sebagai faktor daya tarik emas karena mendukung kasus penurunan suku bunga oleh Federal Reserve AS.

Data daftar gaji ADP yang dirilis semalam menunjukkan bahwa sektor swasta hanya menambah 102.000 pekerjaan pada Juni dibandingkan dengan 140.000 yang diharapkan pasar.

Angka-angka lain juga mendukung kebijakan moneter pelonggaran bank sentral, dengan pesanan pabrik untuk Mei turun 0,7% dan indeks non-manufaktur ISM jatuh ke 55,1 pada Juni.

Dalam lingkungan suku bunga yang turun, selera investor untuk emas menguat karena biaya untuk memegang logam mulia berkurang relatif terhadap aset berbunga lainnya seperti obligasi.

Dolar yang lebih lemah, diperdagangkan mendekati level terendah satu minggu terhadap yen, juga ditengarai sebagai mendukung untuk logam kuning.

Related posts