Header Ads

RBA Tetap Menahan Tingkat Suku Bunganya

Seperti yang telah diperkirakan sebelumnya secara luas dalam jajak pendapat Reuters, Reserve Bank of Australia tetap menahan tingkat suku bunga di rekor terendahnya, namun mengisyaratkan adanya pelonggaran moneter lebih lanjut seiring kontraksi yang terjadi di sektor lapangan kerja Australia berada dalam kondisi terburuknya sejak masa Great Depression.

Reserve Bank of Australia (RBA) mempertahankan suku bunga tidak berubah pada level terendah sepanjang masa di 0,25%, serta menegaskan target untuk obligasi tiga tahun dan baru-baru ini mereka telah meningkatkan program pendanaan murah untuk pemberi pinjaman, tetapi mengisyaratkan sedang mempertimbangkan langkah-langkah lain untuk meningkatkan aktivitas.

Dalam sebuah pernyataannya pasca pengumuman hasil pertemuan kebijakan RBA, Gubernur Philip Lowe mengatakan bahwa para anggota dewan kebijakan menilai bahwa untuk menangani tingkat pengangguran yang tinggi sebagai langkah prioritas nasional yang penting, sehingga dewan kebijakan terus mempertimbangkan bagaimana pelonggaran moneter tambahan dapat mendukung sektor pekerjaan karena ekonomi semakin terbuka.

Keputusan tersebut diambil hanya beberapa jam sebelum pemerintah akan merilis anggarannya untuk tahun 2020/21, di mana diperkirakan bahwa pemerintah Australia akan mengumumkan rekor defisit sekitar A$200 miliar ($143 miliar) dikarenakan hal itu dinilai akan meningkatkan pengeluaran dan kesejahteraan.

Terkait akan hal tersebut Bill Evans selaku kepala ekonom di Westpac mengatakan bahwa fokus pada pasar tenaga kerja juga menunjukkan kekhawatiran pihak bank sentral Australia mengenai berlanjutnya risiko periode pengangguran, dan hal ini mendukung penilaiannya bahwa suku bunga tunai dan target suku bunga obligasi tiga tahun akan dipangkas menjadi 0.1% di pertemuan kebijakan bulan November mendatang, yang mana RBA juga berkomitmen untuk membeli obligasi dengan jangka waktu 5 sampai 10 tahun.

Lebih lanjut Evans juga mengatakan bahwa jika dilihat dari perspektifnya maka ada dorongan yang cukup besar tentang dewan kebijakan RBA yang berencana untuk merubah arah kebijakan mereka setelah memberikan ruang bagi pemerintah federal untuk menjual anggarannya.

Lebih lanjut Gubernur Lowe juga mengatakan bahwa neraca sektor publik masih berada dalam kondisi yang baik, yang mana ini berarti bahwa ada kapasitas pemerintah untuk mendanai dukungan ekstra yang diharapkan dalam anggaran, dan selain itu baik dukungan fiskal atau moneter akan dibutuhkan untuk beberapa waktu, mengingat bahwa prospek ekonomi dan pengangguran yang tinggi.(WD)

Related posts