RBNZ Berkomitmen Mempertahankan Suku Bunga Hingga 2020

Di tengah aktivitas ekonomi yang sedikit mengecewakan, Bank Sentral Selandia Baru secara mengejutkan mengatakan bahwa mereka berkomitmen untuk tetap mempertahankan suku bunga di rekor terendahnya hingga 2020 mendatang. Pernyataan ini sontak memberikan tekanan bagi mata uang NZD di sesi perdagangan pagi ini.

Selain itu Reserve Bank of New Zealand juga menurunkan perkiraan mereka terhadap pertumbuhan produk domestik bruto untuk 2019 menjadi 2.6% dari sebelumnya di 3.1%, seiring kebijakan mereka yang mempertahankan suku bunganya di 1.75%. Hal ini sedikit mengejutkan pasar, mengingat pergeseran kebijakan RBNZ ini bertepatan dengan melambatnya ekonomi dan dinilai oleh Gubernur RBNZ Adrian Orr sebagai risiko terhadap prospek pertumbuhan yang saat ini tengah berada di sisi negatifnya.

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa pertumbuhan moderat yang terjadi akhir-akhir ini bisa bertahan dalam jangka waktu yang lebih lama, menyusul kepercayaan bisnis yang rendah sehingga berpotensi mempengaruhi kebijakan yang terkait dengan sektor pekerjaan dan investasi. Paul Dales selaku kepala ekonom di Capital Economics memberikan komentarnya mengenai kekhawatiran mereka pengaruh kebijakan RBNZ terhadap sektor konsumsi dan investasi properti dari pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut, yang berpotensi memunculkan risiko penurunan di laju investasi bisnis serta tingkat kepercayaan di sektor tersebut yang saat ini berada di level rendahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa saat ini laju pertumbuhan ekonomi di Selandia Baru mengalami perlambatan di awal tahun, seiring turunnya tingkat kepercayaan bisnis hingga ke level terendahnya dalam dekade terakhir, yang kesemuanya ini akan meningkatkan kekhawatiran bahwa perlambatan investasi bisnis akan semakin melemahkan kegiatan ekonomi domestiknya.(WD)

Related posts