RBNZ Mempertahankan Suku Bunga, Ada Potensi Pemangkasan Seiring Resiko Global

Bank sentral Selandia Baru mempertahankan suku bunga pada hari Rabu tetapi mengatakan pemotongan lebih lanjut untuk biaya pinjaman mungkin diperlukan mengingat meningkatnya risiko ekonomi di dalam dan luar negeri.

Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mempertahankan official cash rate (OCR) pada rekor rendah dilevel 1.50%, seperti yang diharapkan dan dalam pernyataan yang sangat dovish memperingatkan bahwa perlambatan global menyakiti ekonomi domestik di tengah meningkatnya risiko perdagangan.

“Prospek ekonomi global telah melemah, dan risiko penurunan terkait aktivitas perdagangan telah meningkat,” kata RBNZ.

“Mengingat risiko penurunan di sekitar lapangan kerja dan prospek inflasi, OCR yang lebih rendah mungkin diperlukan,” katanya, setelah menurunkan tingkat kas sebesar 25 basis poin pada pertemuan terakhir di bulan Mei.

Pernyataan dovish mencerminkan perubahan baru-baru ini oleh bank sentral global untuk melonggarkan kebijakan moneter untuk memerangi risiko ekonomi yang meningkat karena perang tarif AS-China yang berlangsung selama setahun meredam perdagangan, laba perusahaan, dan pertumbuhan keseluruhan.

“Mengingat nada pernyataan ini dari RBNZ, kami tetap berpandangan bahwa RBNZ kemungkinan besar akan memotong OCR pada bulan Agustus,” kata Kepala Ekonom Westpac Dominick Stephens.

Related posts