Reuter’s Poll : Retail Sales Jepang Tumbuh Lebih Lambat

Sebuah hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh Reuters memperkirakan bahwa penjualan ritel Jepang di bulan November akan mencatat kenaikan namun dalam kecepatan yang lebih lambat dibanding bulan sebelumnya, seiring beban hambatan yang ditimbulkan oleh virus corona terhadap pemulihan belanja konsumen.

Survei terhadap 14 ekonom menunjukkan perkiraan penjualan ritel yang naik 1.7% di bulan November dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya, setelah mencatat kenaikan 6.4% di bulan Oktober.

Ekonom senior di Shinkin Central Bank, Takumi Tsunoda mengatakan bahwa peningkatan penjualan mobil melambat serta penjualan pakaian dan kebutuhan sehari-hari tidak berjalan dengan baik karena warga Jepang menahan diri untuk tidak keluar rumah setelah infeksi virus menyebar lebih lanjut.

Disebutkan pula bahwa data lainnya di pekan depan, termasuk tingkat pengangguran Jepang kemungkinan akan bertahan di 3.1% di bulan November dan tingkat rasio jobs-to-applicants sebagai tolok ukur ketersediaan lapangan kerja diperkirakan berada di angka 1.04 di bulan lalu, atau tidak mengalami perubahan apapun dari bulan Oktober sebelumnya.

Para analis juga memperkirakan bahwa tingkat pengangguran Jepang akan tetap berada dalam kondisi yang semakin memburuk, dikarenakan pekerjaan di sektor jasa tetap dalam kondisi yang parah akibat pandemi yang berkelanjutan.

Jajak pendapat tersebut juga menyebutkan bahwa indeks harga konsumen inti Tokyo, yang mencakup produk minyak namun tidak termasuk harga makanan segar, yang diperkirakan turun 0.8% di bulan Desember dari tahun sebelumnya, setelah mencatat penurunan 0.7% di bulan November akibat beban yang ditimbulkan oleh penurunan harga energi.

Pada pagi hari tadi Bank of Japan telah mengumumkan sebuah rencana untuk menyelidiki cara-cara yang lebih efektif untuk mencapai target inflasi di 2%, mengadopsi yang dilakukan oleh Federal Reserve dan ECB, seiring lonjakan dalam laju inflasi berpotensi menimbulkan ancaman yang dapat menggagalkan upaya pemulihan yang telah rapuh.(WD)

Related posts