Header Ads

Reuters Poll: Risiko Trade War Paksa FED Untuk Pangkas Suku Bunga

Peluang penurunan suku bunga Federal Reserve tahun ini telah meningkat secara dramatis. Menurut jajak pendapat Reuters, ini terjadi dalam sebulan terakhir, dimana para ekonom melihat bahwa ketegangan perdagangan akan terus meningkat dan risiko resesi AS telah merayap naik.

Ketua Fed Jerome Powell mengatakan pekan lalu bank sentral akan bertindak “sesuai” untuk mengatasi risiko dari perang perdagangan AS-China, membiarkan pintu terbuka untuk kemungkinan penurunan suku bunga. Itu adalah perubahan tiba-tiba kedua dalam nada The Fed setelah mengubah bias kebijakannya dari pengetatan stabil di Januari.

Sementara banyak ekonom sekarang berpendapat bahwa Fed kemungkinan akan memangkas suku bunga tahun ini, namun sebagian lagi mengatakan mereka enggan untuk segera mengubah perkiraan Federal Funds Rate, mempertimbangkan adanya perubahan cepat dalam perkembangan pembicaraan perdagangan.

Konsensus dalam jajak pendapat 7-12 Juni lebih dari 100 ekonom menunjukkan Fed akan mempertahankan suku bunga stabil di 2,25-2,50% tahun ini dan tidak memangkas suku bunga sampai kuartal ketiga tahun depan – menargetkan tingkat suku bunga The Fed ke 2,00-2,25%.

Sementara konsensus terbaru ini menunjukkan suku bunga tetap tahun ini, 40 dari 100 kontributor umum dari bulan lalu memperkirakan setidaknya satu kali pemangkasan suku bunga di suatu titik pada 2019, dibandingkan dengan hanya delapan responden dalam jajak pendapat sebelumnya.

Ketika ditanya tentang peluang satu kali pemangkasan suku bunga Fed tahun ini, sebagian dari para ekonom menunjukkan adanya peluang 55%. Sedangkan peluang dua kali pemangkasan suku bunga FED tahun ini adalah masih tinggi 40%.

Related posts