Header Ads

Reuter’s Poll : SNB Akan Mempertahankan Kebijakan Moneternya

Dalam sebiah jajak pendapat oleh Reuters terhadap 32 ekonom, disebutkan bahwa Swiss National Bank diperkirakan akan meninggalkan kebijakan moneter ultra longgar mereka pada pengumuman kebijakan pada hari Kamis lusa, namun sebagian besar tidak mengharapkan perubahan apapun setidaknya hingga 2021 mendatang.

Seluruh ekonom dalam survei tersebut mengharapkan Ketua SNB, Thomas Jordan akan tetap mempertahankan suku bunga negatif mereka dan sekaligus bersiap untuk melakukan intervensi di pasar mata uang guna menahan pergerakan safe haven Swiss Franc.

Selain itu dalam hasil survei juga disebutkan bahwa mereka mengharapkan bank sentral Swiss untuk tetap menjaga kisaran target London Interbank Offers Rate (LIBOR) mereka di kisaran -1.25% hingga -0.25%, level yang sama sejak mereka melepaskan nilai tukar minimum Swiss Franc terhadap mata uang Euro pada empat tahun yang lalu.

Sejauh ini tidak ada responden yang mengharapkan terjadinya perubahan di tahun ini, terutama jika mengingat bahwa perlambatan normalisasi kebijakan moneter dari European Central Bank. Sebagian besar perkiraan mengenai perubahan tersebut, baru akan terjadi paling cepat di tahun 2021 mendatang.

Jack Allen dari Capital Economics mengatakan bahwa kalangan ekonom tidak mengharapkan Swiss National Bank untuk mengubah suku bunga mereka sebelum akhir tahun 2020, bahkan jika penilaian mereka benar tentang ECB yang dipaksa untuk memulai kembali program Quantitative Easing mereka di tahun depan, maka tekanan ke atas terhadap mata uang Swiss Franc serta kekhawatiran SNB terhadap deflasi, kemungkinan akan mengalami peningkatan hingga tahun 2020 nanti.

Lebih lanjut Allen menilai bahwa hal tersebut berarti bahwa SNB kemungkinan harus menyelidiki perangkat kebijakannya untuk memudahkan mereka dalam mengambil kebijakan di tahun depan, meskipun hal ini berarti kemungkinan SNB akan menerapkan suku bunga yang lebih negatif dari saat ini. Selanjutnya semua ekonom yang di survei mengatakan bahwa tidak akan ada perbedaan pendapat mengenai suku bunga negatif bagi deposito, dan masih akan tetap di kisaran -0.75% pada pekan ini.

Hingga saat ini nilai tukar Swiss Franc telah naik sekitar 3% terhadap Euro dalam 12 bulan terakhir ini. Nilai tukar Swiss Franc yang kuat telah membebani perekonomian di Swiss yang sangat bergantung pada ekspor dan juga menambah tekanan deflasi. SNB diperkirakan akan memangkas perkiraan laju inflasinya untuk tahun ini dari perkiraan saat ini sebesar 1%.

Setidaknya SNB harus menunggu sampai ECB memulai laju pengetatan kebijakan moneternya, sebelum memulai langkah kebijakan moneter mereka menuju normalisasi kebijakan moneternya.(WD)

Related posts