Reuters : Proteksionisme Perdagangan Pemicu Risiko Penurunan Ekonomi Global

Kesinkronisasian dalam sebuah perlambatan ekonomi global yang sedang berlangsung dan setiap peningkatan dalam perang perdagangan AS-China akan memicu penurunan yang lebih tajam, menurut jajak pendapat Reuters dari ratusan ekonom dari seluruh dunia.

Yang mana hal tersebut adalah perubahan besar dalam sentimen dari hanya setahun yang lalu, ketika para ekonom optimis tentang peningkatan global yang signifikan. Tetapi meningkatnya ketegangan perdagangan dan pengetatan kondisi keuangan telah merusak aktivitas di sebagian besar ekonomi dan menyeret pertumbuhan China tahun lalu ke tingkat yang terlemah dalam kurun waktu 28 tahun.

Survei Reuters selama dua tahun terakhir telah berulang kali menyoroti proteksionisme perdagangan sebagai salah satu risiko penurunan utama bagi ekonomi global.

Sementara prospek inflasi tahun ini juga dipangkas untuk sebagian besar ekonomi. Meskipun gencatan senjata 90 hari tercapai pada awal Desember dan Trump mengatakan pembicaraan perdagangan dengan China berjalan baik, kekhawatiran atas konflik terus berlanjut. Karena kekhawatiran itu bertepatan dengan rasa tidak nyaman yang tumbuh di antara para pakar pasar yang disurvei oleh Reuters yang secara konsisten menurunkan perkiraan mereka untuk berbagai harga aset selama beberapa bulan terakhir, dari indeks saham hingga hasil obligasi hingga minyak.

Related posts