Header Ads

Reuters Tankan : Sektor Pabrikan Jepang Pesimis Di Bulan Oktober

Hasil jajak pendapat oleh Reuters Tankan mengemukakan bahwa sektor bisnis pabrikan Jepang tengah menghadapi prospek yang sedikit pesimis di bulan Oktober, sementara sentimen untuk sektor jasa justru mencatat kenaikan ke level tertingginya dalam tiga bulan terakhir.

Hal ini setidaknya mencerminkan kemungkinan berkurangnya kekhawatiran terhadap jatuhnya negara ekonomi terbesar ketiga dunia tersebut ke dalam jurang resesi yang dalam untuk saat ini.

Hasil jajak pendapat tersebut dapat memberikan dukungan bagi ekspektasi pemerintah terhadap laju permintaan domestik yang kuat, sehingga mampu membantu melawan hambatan dari melambatnya ekspor yang diakibatkan oleh perselisihan dagang AS-Cina serta perlambatan global yang membebani pertumbuhan ekonomi Jepang.

Dengan demikian para pembuat kebijakan bisa merasa sedikit lega dari tekanan untuk menerapkan stimulus lebih lanjut guna mencegah ekonomi Jepang yang sangat bergantung pada sektor perdagangan supaya tidak jatuh ke dalam resesi.

Sebelumnya Perdana Menteri Shinzo Abe telah berjanji untuk mengambil semua langkah yang memungkinkan jika terjadi peningkatan risiko terhadap ekonominya, sembari menegaskan janji yang dibuat oleh bank sentral terhadap prospek stimulus fiskal jika dampak kenaikan pajak penjualan di bulan ini memicu penurunan ekonomi yang lebih tajam.

Jajak pendapat bulanan yang melacak survei triwulanan dari Bank of Japan ini, juga menggarisbawahi adanya potensi hambatan yang mencerminkan melemahnya sentimen produsen dalam tiga bulan kedepan serta sentimen di sektor jasa yang kemungkinan mengalami penurunan.

Dalam jajak pendapat terhadap 504 perusahaan berskala besar dan menengah, sebanyak 248 perusahaan tersebut menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap berlanjutnya perang dagang serta perlambatan ekonomi Cina yang merupakan mitra dagang terbesar bagi Jepang. Akan tetapi sejumlah perusahaan yang disurvei tidak melihat adanya dampak perlambatan global yang dapat merugikan ekonomi Jepang yang bergantung terhadap sektor ekspornya secara signifikan.

Menurut survei yang dilakukan 26 September hingga 7 Oktober, indeks sentimen untuk produsen berada di minus 5, atau mencatat kenaikan 2 poin dari level terendahnya dalam enam setengah tahun terakhir di minus 7 pada bulan sebelumnya.

Sedangkan indeks sektor jasa tercatat di angka 25, naik dari 19 pada bulan sebelumnya, didukung oleh sektor ritel yang kemungkinan mendapatkan manfaat dari para konsumen yang bergegas untuk melakukan pembelian sebelum diberlakukannya kenaikan pajak penjualan di bulan ini.

Namun indeks sentimen di sektor ritel justru diperkirakan jatuh hingga nol di bulan Januari mendatang, setelah mencatat lonjakan sebesar 20 poin menjadi 30 di bulan Oktober.

Data Tankan terakhir dari Bank of Japan di awal bulan ini, menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan bisnis di sektor pabrikan berskala besar mengalami kondisi yang semakin buruk hingga ke level terendahnya dalam enam tahun terakhir di periode Juli-September, yang menjadi pertanda bahwa trade war AS-Cina yang berlangsung lebih dari setahun, telah membawa dampak yang lebih besar bagi ekonomi Jepang.(WD)

Related posts