Header Ads

RICS : Harga Rumah Di Inggris Mengalami Penurunan Tajam Di Bulan Oktober

Lembaga Royal Institution of Chartered Surveyors (RICS) mengatakan bahwa keseimbangan harga rumah merosot di bulan Oktober ke -10, mencatat level terendahnya sejak September 2012 dari -2 di bulan sebelumnya, serta menjadi penurunan terbesarnya jika dibandingkan dengan prediksi ekonom dalam jajak pendapat Reuters. Data tersebut mewakili selisih antara proporsi para surveyor yang melihat besanya penurunan dibandingkan dengan kenaikan harga properti.

Batas acuan secara langsung terhadap harga rumah, seperti yang diterbitkan oleh institusi pemberi pinjaman hipotek Halifax dan Nationwide, belum menunjukkan penurunan harga secara langsung, namun menunjukkan laju pertumbuhan terlemahnya dalam lebih dari lima tahun. Pasar perumahan di Inggris tercatat telah mengalami perlambatan sejak 2016 silam, terutama di London yang memberlakukan pajak pembelian yang lebih tinggi terhadap rumah-rumah seharga lebih dari 1 juta Poundsterling ($1.3 juta), serta ditambah lagi dengan kurangnya minat para investor asing terhadap investasi rumah sejak Brexit.

Salah seorang ekonom di lembaga RICS, Simon Rubinsohn mengatakan bahwa ketidakpastian mengenai prospek ekonomi menyusul perundingan mengenai Brexit yang belum berakhir, menjadi hambatan utama bagi sentimen pasar perumahan. Secara detail dilaporkan bahwa penurunan harga rumah terjadi di Inggris bagian Selatan dan Timur, namun mengalami pertumbuhan di sebagian wilayah Inggris Tengah dan Utara, serta mengalami peningkatan tajam di Skotlandia dan Irlandia Utara.

Secara keseluruhan volume penjualan tetap datar bahkan negatif di hampir seluruh kawasan Inggris Raya. Menteri Keuangan Inggris, Philip Hammond mengakui di depan anggota parlemen pada wal pekan ini, bahwa penerimaan pajak pembelian properti telah mengalami kejatuhan sejak harga rumah naik, namun hal ini membalikkan perubahan yang akan memiliki konsekuensi redistributif yang signifikan.(WD)

Related posts