Header Ads

Salvini Menolak Negosiasi Mengenai Defisit Italia Dengan Komisi Eropa

Wakil Perdana Menteri Italia, Matteo Salvini mengatakan bahwa dirinya menolak untuk negosiasi terhadap target defisit Italia sebesar 2.4% dari GDP di tahun depan, meskipun aspek lainnya dari anggaran Italia dapat dibahas bersama. Sebelumnya diberitakan bahwa Komisi Eropa telah menolak rancangan anggaran ekspansif Roma untuk tahun 2019 mendatang, karena dianggap membalikkan komitmen untuk mengurangi pinjaman yang dibuat oleh pemerintah sebelumnya.

Para pejabat Uni Eropa diharapkan mengambil langkah pertama menuju upaya untuk mendisiplinkan Italia terhadap rancangan anggaran mereka, yang mana hal ini didukung oleh pemerintah Eurozone yang khawatir bahwa rencana pinjaman dan pengeluaran dari pemerintah Roma dapat memicu krisis utang lainnya yang tentunya akan membebani pertumbuhan ekonomi Eurozone.

Salvini beranggapan bahwa pihaknya selalu terbuka untuk mengadakan dialog, termasuk mengenai investasi, namun bukan mengenai defisit 2.4% atau reformasi hukum Fornero atau hukum yang mengatur mengenai pengeluaran untuk para pensiun. Komisi Eropa menyatakan bahwa Italia harusnya berbuat lebih banyak lagi untuk menurunkan besaran hutang publik mereka yang besarnya lebih dari 130% dari GDP, yang secara proporsional tercatat sebagai hutang publik tertinggi kedua di Eurozone setelah Yunani.

Salvini juga menolak argumen dari pemerintahan Eurozone yang menganggap bahwa dengan memperluas anggaran maka Italia dapat mendorong laju pertumbuhan dan pendapatan, serta menurunkan tingkat hutangnya sebagai bagian dari laju Gross Domestic Product. Beliau menilai bahwa tingkat hutang akan menurun dengan sendirinya apabila ekonomi tumbuh stabil, seraya menambahkan bahwa semua pihak seharusnya tidak meragukan stabilitas koalisi yang berkuasa dari Partai Liga sayap kanan serta dan gerakan 5 bintang anti kemapanan.

Sebelumnya Lembaga Statistik nasional Italia, ISTAT mengatakan bahwa anggaran akan membantu ekonomi Italia yang dirundung kelesuan dengan cara meningkatkan permintaan domestik. DIperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi Italia akan sedikit meningkat menjadi 1.3% di tahun depan dari 1.1% di tahun ini.(WD)

Related posts