Header Ads

Sebagai Kontributor Utama Eurozone, Pertumbuhan Jerman Mengalami Stagnansi

Ekonomi Jerman berkontribusi terhadap hampir sepertiga dari ekonomi di kawasan Euro dan perdagangan barang bilateral dengan negara-negara Eropa dan AS selama tahun lalu menyumbang hingga 1.8 trilliun Euro atau sekitar $2 trilliun.

Dengan demikian sektor perdagangan Jerman memiliki dampak yang substansial terhadap dua sistem ekonomi yang sangat terbuka hingga berkontribusi terhadap dua pertiga dari industri ekonomi global.

Namun disayangkan bahwa Jerman menjalankan ekonominya sendiri dengan membiarkan permintaan dan output mengalami stagnansi di sebagian besar tahun lalu dan hanya berhasil mengelola laju pertumbuhannya sebesar 0.6% dari harapan semula sebagai anggota komunitas internasional yang konstruktif.

Kegagalan sistematis Jerman untuk melakukan itu telah menarik keputusan pasar yang menghancurkan. Dalam lima tahun terakhir besaran pengembalian dari bursa DAX Jerman menyumbang 3.7% per tahun, dibandingkan dengan 13% yang berhasil disumbang oleh indeks Dow Jones Industrial Average.

Tidak mengherankan bahwa Jerman terus mengalihkan kesalahan ke Bank Sentral Eropa dengan kebijakan suku bunga rendah dan negatif, sehingga dianggap merampk keuntungan para penabung.

Jerman berada dalam kekacauan tata kelola yang tak tertahankan, tetapi itu seharusnya tidak menjadi alasan untuk tidak menyerukan kepada pemerintahan Berlin terhadap kebijakan ekonominya yang dinilai egois dan tidak mencerminkan ekonomi Eropa.

Pihak Berlin juga memainkan peran penting dalam mendikte perlakuan diskriminatif luar biasa dari pihak Uni Eropa terhadap produk mobil dan produk pertanian AS.

Hasilnya adalah bahwa ekspor barang AS ke Jerman tahun lalu kurang dari setengah penjualan Jerman ke AS, yang sebagian diakibatkan oleh penjualan AS ke Uni Eropa hingga lebih dari sepertiga lebih rendah dibandingkan apa yang dilakukan oleh orang Eropa ke pasar AS.

Kebijakan Jerman yang pro-Eropa bisa sangat membantu, seperti saat pemerintah Jerman menawarkan lapangan kerja untuk sebagian dari 17 juta pencari kerja di Eropa. Sementara itu Perancis tengah mempertimbangkan tindakan pembangunan ekonomi untuk mencegah migrasi besar-besaran bagi para pencari kerja.(WD)

Related posts