Header Ads

Sektor Jasa Cina Tumbuh Di Laju Paling Lambat

Masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir hingga kini telah membawa pengaruh negatif yang kuat bagi sentimen konsumen di Cina, sehingga hal ini membuat sektor jasa di negara tersebut tumbuh di laju paling lambat dalam sembilan bulan terakhir di Januari lalu.

Lembaga Caixin merilis data services PMI Januri yang berada di angka 52, lebih rendah dari pembacaan di angka 56.3 pada bulan Desember meskipun masih diatas level 50 yang mengindikasikan pertumbuhan.

Pertumbuhan bisnis ekspor yang baru kembali mengalami ekspansi pada November 2020, diaporkan kembali mengalami perlambatan dari bulan sebelumnya, yang mana angka-angka tersebut sebagian besar sejalan dengan data ekonomi yang dinilai mengecewakan yang dirilis di awal pekan ini, yang pada akhirnya menunjukkan perlambatan pemulihan ekonomi Cina.

Hasil survei sektor jasa menunjukkan bahwa meskipun harga input terus meningkat, namun kenaikan harga yang dikenakan oleh perusahaan jasa melambat, sehingga sektor ini mengalami pemulihan yang lebih lambat dari dampak pandemi dibandingkan dengan sektor industri karena rentan terhadap langkah-langkah pembatasan yang diberlakukan untuk meredam wabah Covid-19.

Wang Zhe selaku ekonom senior di Caixin Insight Group mengatakan bahwa pemulihan sektor jasa pasca pandemi terus berlanjut dengan kecepatan yang lebih lambat, dan sejumlah perusahaan yang disurvei mengatakan bahwa pasar jasa terus mengalami pemulihan, disaat banyak yang mengatakan bahwa pasar telah dirugikan oleh kebangkitan pandemi virus corona.

Penyebaran kasus virus yang baru-baru ini terjadi di wilayah Cina Utara menjadi yang terburuk sejak Maret 2020, di tengah kebijakan lockdown lokal yang diberlakukan di bulan lalu sebagai upaya untuk mengekang penyebaran virus.

Walaupun perusahaan jasa di Cina masih merasa optimis mengenai prospek 2021, meskipun ekspektasi sektor bisnis selama 12 bulan ke depan mengalami penurunan hingga ke level terendah dalam empat bulan.(WD)

Related posts