Sektor Jasa Cina Tumbuh Di Laju Tercepatnya Dalam Tiga Bulan Terakhirnya

Sektor jasa Cina dilaporkan tumbuh di laju tercepatnya dalam tiga bulan terakhir di bulan September, menyusul peningkatan permintaan di sektor tersebut. Data Caixin/Markit services purchasing managers’ index (PMI) dilaporkan naik 53.1 di bulan September dari 51.5 pada bulan sebelumnya, di tengah memburuknya sentimen menyusul sektor korporasi yang mulai melakukan pemberhentian pekerjanya akibat dari peningkatan biaya yang menunjukkan tekanan terhadap margin keuntungan, setelah selama lebih dari dua tahun berekspansi.

Pertumbuhan yang lebih cepat di semua sektor menjadi kunci bagi perekonomian di negeri Tirai Bambu tersebut. Indikator resmi dari pemerintah yang mengukur sektor non-manufaktur di bulan September lalu, yang dipublikasikan pada akhir September, juga menunjukkan adanya ekspansi yang berkelanjutan, yang dianggap oleh sebagian analis akibat dari lonjakan yang besar di sektor konstruksi sebagai tanda pelonggaran fiskal pemerintah.

Survei dari Caixin juga menunjukan bahwa sebagian besar peningkatan bersumber dari kenaikan terhadap permintaan bisnis baru, menyusul kenaikan sub-indeks di laju tercepatnya dalam tiga bulan hingga berada di angka 52.4 dari 51.7 pada bulan Agustus. Selain itu para pembuat kebijakan juga mempercepat sejumlah persetujuan proyek untuk menopang pertumbuhan investasi infrastruktur. Setidaknya laju pertumbuhan di sektor jasa dinilai akan mampu mengimbangi tekanan yang dirasakan oleh sektor manufaktur akibat dampak dari Trade War dengan AS.

Menurut data statistik dari pemerintah, sektor jasa yang menyumbang lebih dari separuh pertumbuhan ekonomi Cina di paruh pertama tahun ini, tumbuh sebesar 7.6% selama periode tersebut dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya, yang mana melampaui PDB keseluruhan yang hanya sebesar 6.8%. Perusahaan di sektor jasa kemungkinan merasakan penurunan laba di bulan September, seiring harga yang dibebankan mengalami kejatuhan untuk pertama kalinya dalam 13 bulan terakhir, sementara inflasi harga input naik ke level tertingginya sejak Januari silam.(WD)

Related posts