Sektor Konstruksi Inggris Tumbuh Lebih Kuat

Laju pembangunan rumah yang lebih cepat telah menjadi pendorong utama bagi pertumbuhan sektor konstruksi Inggris yang lebih kuat di periode bulan Desember, sehingga mampu membantu laju perekonomian dari sektor swasta yang memperoleh pertumbuhan moderat secara lebih luas.

Dukungan dari sektor perumahan, mencerminkan adanya dorongan kepercayaan pembangunan dari lonjakan harga serta pembelian properti sejak pertengahan tahun lalu, di saat kebijakan pembatasan dan lockdown mereda serta ditambah dengan pemangkasan pajak pembelian properti.

IHS Markit/CIPS Construction PMI dirilis di angka 54.6 di bulan Desember, sedikit lebih rendah dari pembacaan 54.7 pada bulan November, namun masih tetap diatas angka 50 yang memisahkan pertumbuhan dan kontraksi.

Tim Moore selaku Direktur Ekonomi di IHS Markit mengatakan bahwa perbaikan secara berkelanjutan dalam pembukuan pesanan konstruksi telah menghasilkan peningkatan jumlah pekerjaan untuk pertama kalinya dalam hampir dua tahun terakhir dan menjadi ekspektasi pertumbuhan paling optimis sejak April 2017 lalu.

Perekonomian Inggris yang lebih luas telah berjalan kurang baik sejak kasus COVID mulai meningkat dari akhir September dan seterusnya, yang menyebabkan diberlakukannya lockdown di Inggris selama empat pekan pada bulan November serta pembatasan terbuka yang diperkenalkan pada pekan ini seiring merebaknya virus corona varian baru yang lebih menular.

Sementara itu data PMI di sektor jasa hanya naik tipis ke 50.8 di bulan Desember dari level terendahnya dalam lima bulan di 49.5 pada bulan November, sehingga melukiskan gambaran perusahaan jasa yang terus berjuang karena restoran, pub dan banyak bisnis bagi konsumen yang tetap tutup dibawah kebijakan pembatasan yang lebih ketat.

Sejumlah ekonom mempercayai bahwa Inggris telah tergelincir kembali ke dalam resesi, seiring Bank of England telah memperkirakan ekonomi akan menyusut lebih dari 1% di kuartal keempat, sementara yang lainnya memprediksi terjadinya kontraksi lebih lanjut di awal 2021 ini.(WD)

Related posts