Header Ads

Sektor Manufaktur Cina Mencatat Pertumbuhan Yang Stabil

Biro Statistik Nasional Cina merilis data aktifitas manufaktur bulan Januari yang stabil di kisaran 50, angka yang menunjukkan ekspansi sektor tersebut di tengah merebaknya penyebaran wabah virus Corona.

Sementara ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan Manufacturing PMI di kisaran 50.1, lebih rendah dari pembacaan di bulan Desember di angka 50.2.

Data ini dirilis tepat setelah World Health Organization mengumumkan bahwa wabah virus Corona yang berawal di kota Wuhan, Cina sebagai kondisi darurat global, namun lembaga tersebut belum mengeluarkan peringatan larangan perjalanan atau aktifitas perdagangan dengan Cina.

Biro statistik China dalam analisis data mengatakan bahwa dampak wabah koronavirus tidak sepenuhnya tercermin dalam pembacaan PMI bulan Januari saat survei dilakukan sebelum tanggal 20 Januari lalu.

Sementara itu Komisi Kesehatan Nasional Cina mengatakan bahwa jumlah yang meninggal bertambah sebanyak 43 orang serta sebanyak 1,982 kasus infeksi tambahan telah dikonfirmasi, sehingga total kematian yang disebabkan wabah virus menjadi 213 orang dan 9,692 kasus infeksi di Cina.

Sejak tahun lalu ekonomi Cina telah berada di bawah tekanan di tengah berlangsungnya perang dagang dengan AS, dan saat ini tekanan tersebut semakin besar setelah para pelaku pasar memperkirakan laju pertumbuhan ekonomi di Cina akan mengalami perlambatan.

Survei PMI resmi biasanya mensurvei sebagian besar bisnis besar dan perusahaan milik negara.

Sementara itu data Non Manufacturing PMI resmi yang dirilis oleh pemerintahan Beijing, menunjukkan bahwa sektor jasa di negara tersebut masih memberikan cerminan pertumbuhan yang solid. Non-Manufacturing PMI dilaporkan tumbuh 54.1, lebih tinggi dari perkiraan para analis dan data aktifitas sektor jasa di bulan sebelumnya.(WD)

Related posts