Sentimen Bisnis Jerman Dilaporkan Turun Dibandingkan Sebelumnya

Sektor bisnis Jerman dilaporkan diliputi oleh pesimisme, yang memberikan gambaran bahwa para eksekutif perusahaan menjadi kurang percaya diri mengenai prospek pertumbuhan ekonomi di negara ekonomi terbesar Eropa tersebut. Ifo Economic Institute yang mermarkas di Munich mengatakan bahwa indeks iklim bisnis Jerman turun menjadi 103.7 dari 103.9 di bulan sebelumnya yang telah direvisi. Meskipun angka ini lebih tinggi dibandingkan perkiraan konsensus dari Reuters, namun secara keseluruhan hal ini memberikan gambaran masih adanya kecemasan terhadap laju pertumbuhan ekonomi Jerman, yang tentunya akan memberikan pengaruh yang kuat bagi pertumbuhan Eurozone secara keseluruhan.

Namun demikian kepala Ifo, Clemens Fuest beranggapan bahwa meskipun ada cerminan ketidakpastian disini, akan tetapi ekonomi Jerman dinilai masih tetap kuat untuk menjadi penopang utama laju pertumbuhan Eurozone. Secara keseluruhan sub-indeks tetap pada level tinggi, meskipun sejumlah manajer menilai bahwa situasi bisnis mereka saat ini kurang menguntungkan. Selain itu banyak perusahaan yang memangkas ekspektasi bisnis mereka dari sisi margin.

Hambatan utama datang dari sentimen bisnis yang lemah di sektor manufaktur, sementara di sektor ritel dan jasa justru mengalami perbaikan. Sedangkan di sektor konstruksi mencatat sentimen bisnis yang mencapai rekor tertingginya, seiring banyaknya aliran pesanan di sektor tersebut. Menteri Ekonomi Jerman, Peter Altmaier mengatakan bahwa ekonomi Jerman kemungkinan akan tumbuh sekitar 2% di tahun ini, yang mana angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan perkiraan pemerintah sebesar 2.3% sebelumnya, bahkan lebih rendah dibandingkan pertumbuhan yang disesuaikan sebesar 2.5% yang dicapai oleh ekonomi Jerman pada tahun lalu.

Hal ini terjadi akibat dari semakin tingginya eskalasi perselisihan perdagangan antara AS dan Cina, serta hasil negosiasi yang tidak jelas antara Inggris dan Uni Eropa mengenai Brexit. (WD)

Related posts