Header Ads

Sentimen Bisnis Ritel Korea Selatan Menunjukkan Kondisi Suram

Sentimen bisnis ritel Korea Selatan menunjukkan wajah yang suram seiring pesimisme yang semakin dalam selama setahun terakhir. Retail Business Survey Index (RBSI), yang dirilis oleh Korea Chamber of Commerce and Industry (KCCI), berdasarkan survei terhadap 1000 pengusaha ritel, mencapai angka 91 untuk periode April hingga Juni.

Angka ini mencatat penurunan dari kuartal sebelumnya yang tercatat di 92, yang terus turun dari 98 pada kuartal kedua di tahun lalu. Indeks ini mencerminkan ekspektasi terhadap bisnis ritel untuk periode kuartal mendatang. Angka di bawah 100 menunjukkan tingginya pesimisme dibandingkan rasa optimis untuk bisnis tersebut.

Kondisi bisnis ritel konvensional menunjukkan kondisi yang lebih suram dibandingkan bisnis ritel online. Sub-indeks untuk sektor toko serba ada berada di angka 77, supermarket di angka 82, department store di angka 89 dan sektor bigbox berad di angka 92. Operator untuk belanja rumah tangga masih netral di angka 100, sedangkan operator pusat perbelanjaan online masih optimis dengan indeks di angka 103.

Bisnis belanja rumah tangga juga telah menjadi lebih skeptis terhadap prospek pertumbuhan dengan angka indeks yang turun 10 poin dari kuartal terakhir di tahun lalu. Data untuk operator pusat perbelanjaan online dilaporkan tidak berubah dari tiga bulan sebelumnya, meskipun kinerja bisnis individu mereka masih tetap menunjukkan kondisi yang lemah di tengah ketatnya persaingan di sektor tersebut.

Indeks untuk sektor department store mencatat penurunan 5 poin dari tiga bulan sebelumnya, sementara indeks bigbox store turun 2 poin. Sejumlah ahli pasar menghubungkan penurunan ini dengan pertumbuhan rumah tangga tunggal dan toko online yang berkembang cepat ditengah perlambatan ekonomi. Sedangkan untuk toko serba ada justru mencatat kenaikan 6 poin dari kuartal sebelumnya dan sektor supermarket naik 2 poin dari periode yang sama.

Berlakunya Undang-Undang pemerintah Korea Selatan, yang membatasi lisensi untuk pembukaan gerai toko baru yang serupa, telah meningkatkan prospek bisnis untuk toko serba ada dan toko kelontong dalam skala yang lebih kecil.(WD)

Related posts