Sentimen Konsumen Korea Selatan Berada Dalam Kondisi Buruk

Sentimen konsumen di Korea Selatan dilaporkan memburuk hingga ke level yang terakhir disentuh pada saat mereka tengah menghadapi ketidakpastian politik dan mengalami perpecahan setelah terjadinya impeachment terhadap presiden di awal 2017 akibat kekhawatiran mengenai ekonomi yang surut dalam menghadapi berbagai tantangan perdagangan.

Bank of Korea melaporkan indeks sentimen konsumen gabungan (CCSI) untuk bulan Agustus turun sebesar 3.4 poin menjadi 92.5. Penurunan ini terjadi dalam empat bulan berturut-turut mendekati level terendahnya di 92.4 yang pernah dicapai pada Januari 2017 menjelang peninjauan dari Mahkamah Konstitusi terhadap impeachment dari dewan legislatif kepada presiden yang masih menjabat.

Sentimen konsumen memburuk di tengah prospek ekonomi Korea Selatan yang suram di tahun ini akibat permasalahan perdagangan. Perang perdagangan antara dua negara ekonomi terbesar dunia kembali memanas setelah sempat mereda untuk sementara waktu, yang bersamaan waktunya saat Korea Selatan mengalami pertempuran dagangnya sendiri dengan Jepang, yang dipicu oleh perselisihan masa lalu yang meluas hingga ke bidang ekonomi dan keamanan. Akibat dari permasalahan tersebut pergerakan saham dan nilai tukar mata uang Won Korea mencapai posisi terendahnya dalam tiga tahun terakhir.

Enam indikator utama yang membentuk indeks konsumen dilaporkan mengalami kontraksi dari periode sebulan lalu. Indeks yang mengukur ekspektasi untuk mata pencaharian rumah tangga di masa depan turun 3 poin menjadi 89, terendah sejak Maret 2009, bahkan pendapatan rumah tangga di masa depan juga turun 2 poin menjadi 94, yang terburuk sejak April 2009.

Sementara penilaian konsumen terhadap mata pencaharian sektor rumah tangga saat ini, dilaporkan merosot 1 poin ke 90 dan harapan mereka terhadap laju pengeluaran di masa depan juga mengalami penurunan 2 poin menjadi 105.

Sentimen konsumen mengenai kondisi ekonomi saat ini dan masa depan, dilaporkan juga mengalami penyusutan masing-masing sebesar 4 poin menjadi 63 dan 66. Untuk harapan adanya kesempatan kerja dilaporkan berada dalam kondisi terburuknya saat ini dengan indeks terkait turun sebesar 3 poin menjadi 74.

Prospek suku bunga turun 9 poin menjadi 85, seiring ekspektasi yang lebih tinggi untuk penurunan suku bunga lebih lanjut di Korea Selatan dan AS. Sedangkan untuk harapan untuk harga perumahan di masa depan naik 1 poin menjadi 107, yang merupakan level tertinggi sejak Oktober tahun lalu.(WD)

Related posts