Sentimen Konsumen Korea Selatan Semakin Memburuk

Sentimen konsumen Korea Selatan di bulan Oktober menunjukkan hasil yang semakin buruk di tengah pergerakan bearish di pasar saham serta ditambah penguatan harga minyak mentah global. Bank of Korea merilis indeks sentimen konsumen gabungan untuk bulan Oktober mencapai 99.5, atau turun 0.7 poin dari bulan sebelumnya. Angka dibawah 100 menunjukkan sentimen konsumen lebih negatif terhadap ekonomi.

Penurunan kepercayaan konsumen terjadi setelah sebelumnya sempat rebound di bulan September, sekaligus menghentikan penurunan dalam tiga bulan sebelumnya, menyusul laju ekspor yang solid serta meredakan tekanan inflasi di tengah kondisi yang bergejolak. Secara detail dilaporkan bahwa indeks yang mengukur kondisi mata pencaharian saat ini mengalami peningkatan 1 poin menjadi 91, sementara indikator untuk prospek ekonomi dan konsumsi tetap tidak mengalami perubahan di 77 dan 11.

Jatuhnya kepercayaan konsumen ini dikarenakan para konsumen memiliki pandangan suram terhadap masa depan mereka dari sisi pendapatan rumah tangga. kekhawatiran ini banyak disebabkan oleh kenaikan harga minyak di tengah penurunan harga saham saat memasuki bulan Oktober menyusul penurunan pasar saham global akibat pukulan oleh suramnya prospek ekonomi di tengah peningkatan suku bunga serta semakin tingginya ketegangan perang dagang dantara dua negara ekonomi terbesar dunia, AS dan Cina.

Indeks saham Kospi Korea Selatan telah mengalami pelemahan ke posisi terendah baru di tingkat tahunan sepanjang minggu ini, hingga mencapai harga terendah barunya dalam 21 bulan terakhir di sesi perdagangan Kamis kemarin. Dilaporkan juga investor asing melakukan aksi jual di bulan ini hingga mencapaui lebih dari 4 triliun Won.(WD)

Related posts