SNB Mengurangi Langkah Intervensi Di Pasar Mata Uang

Seiring masih merebaknya pandemi Covid-19 di seluruh dunia, Swiss National Bank masih tetap aktif di pasar mata uang untuk memantau apresiasi Swiss Franc sebagai salah satu mata uang safe haven, meskipun langkah intervensi ini sedikit berkurang dari beberapa pekan sebelumnya.

Hingga kini total sight deposit, termasuk deposit lainnya, dalam denominasi Swiss Franc dilaporkan naik menjadi 637.204 milliar Swiss Franc ($658.47 milliar) dari pekan sebelumnya sebesar 634.115 milliar Swiss Franc.

Tingkat sight deposit atau jumlah uang yang disimpan oleh bank umum ke bank sentral dalam waktu satu hari, dinilai dapat menunjukkan intervensi dalam pasar mata uang.

Karsten Junius selaku ekonom di J.Safra Sarasin mengatakan bahwa sight deposit menunjukkan bahwa pihak SNB melakukan intervensi yang kurang kuat dari periode sebelumnya, yang mana beliau menilai bahwa ini adalah hasil dari mode general slight risk-on sehingga aset safe haven nampaknya kurang diminati dalam beberapa waktu belakangan dan ini tentunya menunjukkan sedikit permintaan terhadap mata uang Swiss Franc.

Berkurangnya minat terhadap aset safe haven terlihat dengan kenaikan indeks dunia MSCI sebesar 3.1% di pekan lalu, seiring pasar saham telah memulihkan sejumlah kerugian mereka dari dampak yang timbul akibat pandemi Covid-19 setelah sejumlah negara telah mengendurkan kebijakan lockdown mereka.

Selama terjadinya pandemi virus corona, pihak Swiss National Bank telah secara aktif melakukan penjualan Swiss Franc dan sekaligus membeli mata uang asing guna melemahkan nilai tukar CHF, yang sebelumnya diminati oleh para investor di tengah ketidakpastian yang terjadi di pasar.

Terkait akan hal ini salah seorang ekonom di UBS, Alessandro Bee mengatakan bahwa SNB telah berusaha untuk memperlambat apresiasi Swiss Franc, yang kenaikannya telah merusak ekonomi Swiss yang berorientasi terhadap ekspor, namun demikian pihak bank sentral tidak memiliki dasar yang tetap untuk nilai tukar mata uang Euro di bawah 1.05 dalam beberapa minggu kedepannya.

Lebih lanjut Bee mengatakan bahwa dirinya dapat membayangkan bahwa kisaran 1.05 merupakan ambang batas penting bagi Swiss National Bank, yang mana mereka bersedia untuk melakukan lebih banyak langkah intervensi untuk mempertahankan kisaran tersebut.

Meskipun hal ini tidak berarti bahwa bank sentral Swiss akan mempertahankan kisaran tersebut dengan cara apapun, namun mereka sepertinya mampu menahan sedikit lebih lama terjadinya tekanan apresiasi mata uang Swiss Franc, karena ambang batas tersebut dinilai penting secara psikologis.(WD)

Related posts