SNB Pertahankan Kebijakan Moneter dan Suku Bunga

Bank sentral Swiss, Swiss National Bank (SNB) mempertahankan kebijakan moneter ultra longgar pada Kamis, mengutip situasi nilai tukar “rapuh” sebagai alasan untuk mempertahankan jalur ekspansifnya di tahun keempat.

SNB mempertahankan kisaran targetnya untuk suku bunga London Interbank Offered Rate (LIBOR) tiga bulan di -1.25 hingga -0.25 persen, sesuai perkiraan 32 ekonom yang disurvei oleh Reuters. Angka ini telah dibekukan pada level ini sejak Januari 2015.

Bank sentral juga mempertahankan suku bunga negatif -0,75 persen yang dibebankan pada deposito yang dipegang oleh bank komersial di atas tingkat tertentu, dan siap untuk intervensi di pasar valuta asing jika diperlukan.

SNB telah menggunakan kedua langkah kebijakan tersebut untuk mencegah penguatan franc Swiss, yang kekuatannya telah menimbulkan masalah bagi ekonomi Swiss yang bergantung pada ekspor.

“Secara keseluruhan, nilai tukar franc Swiss sudah tinggi, dan situasi di pasar valuta asing terus menjadi rapuh,” katanya.

SNB tidak perlu menaikkan suku bunga untuk mencegah inflasi di Swiss, dengan perkiraan inflasi untuk 2018, 2019 dan 2020 di bawah 2 persen. Di 2018, SNB mengatakan masih mengharapkan inflasi 0,9 persen. Ini memangkas perkiraan menjadi 0,5 persen pada 2019 dari 0,8 persen pada September, dan menjadi 1,0 persen pada 2020 dari 1,2 persen sebelumnya.

Bank sentral melihat pertumbuhan ekonomi Swiss melambat menjadi 1,5 persen tahun depan dari sekitar 2,5 persen pada 2018. Secara luas diperkirakan SNB akan menunggu sampai Bank Sentral Eropa mulai menaikkan suku bunga deposito – yang berada di -0,4 persen – sebelum melakukan normalisasi kebijakan.

Related posts