Header Ads

Suku Bunga Hipotek AS Jatuh Ditekan Kekhawatiran Epidemi Virus Corona

Pasar keuangan AS dihantam badai akibat epidemi virus corona yang semakin meluas, sehingga imbal hasil obligasi AS jatuh dan sekaligus mendorong suku bunga hipotek menuju ke level terendahnya dalam delapan tahun terakhir dan berpotensi melanjutkan penurunannya.

Mortgage News Daily melaporkan bahwa tingkat ata-rata hipotek tetap 30-tahun berada di kisaran 3.34%, bagi para peminjam dengan nilai keuangan dan kredit yang kuat.

Matthew Graham selaku chief operating officer di Mortgage News Daily, mengatakan bahwa pemberi pinjaman yang agresif akan menerapkan suku bunga di 3.25% dan 3.375% yang akan menjadi suku bunga untuk para pemberi pinjaman rata-rata.

Sementara suku bunga umumnya mengikuti imbal hasil 10 tahun, ada beberapa faktor pasar tertentu yang mempertahankan suku bunga di atas tingkat tertentu.

Lebih lanjut Graham mengatakan bahwa ketika harga turun dengan cepat, ini bukan karena bank-bank besar menarik garis pada tingkat hipotek, tetapi, pasar yang mendasari Mortgage Backed Securities (MBS) menolak untuk meningkat secepat pasar Treasury, dan baik hipotek maupun treasury akan merasakan dampak kepanikan pasar keuangan akibat epidemi virus corona sehingga akan mendorong suku bunga ke level yang lebih rendah, akan tetapi hipotek juga dirasakan menjadi kurang bernilai bagi investor jika dilunasi dalam waktu yang relatif cepat.

Permohonan hipotek untuk membeli rumah belum sekuat ini, karena kekurangan rumah yang dijual, yang mana tingkat pembangunan kemungkinan akan mendapatkan dorongan, terutama pembangunan rumah yang lebih terjangkau. Hambatan lain untuk masuk bagi beberapa pembeli adalah standar pinjaman yang masih ketat.

Hal ini disebutkan oleh Sean Dobson selaku CEO dari Amherst Holdings, yang mengatakan bahwa pinjaman ketat adalah alasan mengapa perusahaannya memasuki bisnis persewaan bagi keluarga tunggal.(WD)

Related posts