Header Ads

Survei: Pemotongan Pajak AS $ 1.5 Triliun Tidak Berdampak Besar Pada Investasi Modal

Paket pemotongan pajak $ 1.5 triliun oleh pemerintahan Trump tampaknya tidak berdampak besar pada investasi modal bisnis atau rencana perekrutan, menurut sebuah survei yang dirilis setahun setelah perombakan terbesar dari kode pajak AS dalam lebih dari 30 tahun.

Jajak pendapat kondisi bisnis triwulan dari the National Association of Business Economics (NABE) yang diterbitkan pada hari Senin menemukan bahwa hanya beberapa perusahaan melaporkan percepatan investasi karena pajak perusahaan yang lebih rendah, 84 persen responden mengatakan mereka tidak mengubah rencana. Angka ini naik dibandingkan dengan 81 persen dalam survei sebelumnya yang diterbitkan pada bulan Oktober lalu.

Gedung Putih mengharapkan bahwa paket stimulus fiskal secara besar-besaran, yang ditandai oleh pengurangan tarif pajak perusahaan menjadi 21 persen dari 35 persen, akan mendorong belanja bisnis dan pertumbuhan pekerjaan. Pemotongan pajak mulai berlaku pada Januari 2018.

Namun, tarif pajak yang lebih rendah berdampak pada sektor penghasil barang, dengan 50 persen responden dari sektor itu melaporkan peningkatan investasi di perusahaan mereka, dan 20 persen mengatakan mereka mengalihkan pengangkatan dan investasi ke Amerika Serikat dari luar negeri.

Survei NABE juga menunjukkan adanya perlambatan lebih lanjut dalam pengeluaran bisnis setelah tumbuh secara tajam pada kuartal ketiga tahun 2018. Ukuran survei belanja modal turun pada bulan Januari ke level terendah sejak Juli 2017. Ekspektasi untuk belanja modal untuk tiga bulan ke depan juga melemah.

“Hanya sedikit perusahaan meningkatkan belanja modal dibandingkan dengan tanggapan survei Oktober, tetapi pengurangan tampaknya lebih terkonsentrasi dalam struktur daripada dalam investasi teknologi informasi dan komunikasi,” kata Swift, yang juga kepala ekonom di American Chemistry Council.

Related posts